Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK Fakhri Ilmi mengatakan pihaknya telah melakukan proses uji kelayakan dan kepatutan (fit & proper test) terhadap 4 paket calon direksi baru Bursa Efek Indonesia (BEI) 2018-2021. Namun, dia enggan untuk menyebutkan calon direksi baru tersebut.
Adapun keempat paket calon tersebut ialah paket Laksono Widodo yaitu Direktur Mandiri Sekuritas, paket Inarno Djajadi selaku Komisaris BEI, paket Boyke Mukijat yakni mantan Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) dan juga paket Tito Sulistio sebagai Direktur Utama BEI.
"Iya baru selesai fit & proper test, tapi belum keluar ya nama-namanya," tutur Fakhri Ilmi di Gedung BEI Kamis, (31/5).
Fakhri menambahkan, saat ini pihaknya masih dalam proses untuk menyusun nama-nama calon direksi bursa yang baru. "Pengumumanya kapan, semua ini masih proses. Apakah sudah jadi satu paket? Kami katakan belum ya, jadi memang belum jadi satu paket," tambah dia.
Sebelumnya, Fakhri menyatakan para kandidat tengah masuk tahap verifikasi administratif dan kandidat akan dipilih berdasarkan aspek integritas dan juga kompetensi. Ditargetkan fit & proper test harus rampung sebelum Juni 2018, mengingat akan ada pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perusahaan pada tanggal 25 dan 26 Juni mendatang.
Reporter: Bawono Yadika
Sumber: Liputan6.com