Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi menjelaskan, pihaknya telah menjalin kontak dengan Grab dan Go-Jek untuk menyiapkan transportasi taksi demi mempermudah kegiatan para olahragawan di luar arena pertandingan Asian Games.
"Kami sudah merencanakan, dan nanti akan kami finalisasi kembali. Ada beberapa taksi yang bisa melakukan pelayanan. Selain taksi konvensional, juga adalah taksi online," ungkap dia di Jakarta, Selasa (15/5).
Dia menambahkan, taksi-taksi yang diperbolehkan menjemput atlet ialah taksi yang sudah briefing, untuk menjamin keselamatan dan jaminan keamanan. Untuk itu, dia meminta kepada penyedia layanan taksi online untuk melakukan perbaikan, mengingat banyak pengemudi yang menggunakan akun palsu.
Nantinya, Kemenhub juga akan melakukan pendalaman bersama penyedia layanan taksi online untuk meminimalisir hal ini.
"Jadi mungkin sekarang, silakan diperbanyak menyangkut SIM umum sampai menyangkut masalah KIR-nya. Jangan sampai nanti hendak datang menjemput atlet tapi akunnya berbeda dari orangnya. Jadi harus ada jaminan keamanan," tegasnya.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com