Dalam rangka menyambut Asian Games 2018 yang ke-18, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengucurkan dana sebesar Rp 2,9 triliun untuk renovasi stadion Gelora Bung Karno (GBK) hingga hari ini.
"PUPR mengerjakan ini sebagai penugasan dari Instruksi Presiden (Inpres) No 2 tahun 2016 dan Inpres No 3 tahun 2018. Anggaran yang dikeluarkan kurang lebih Rp 2,9 triliun sampai dengan tahun ini," tutur Direktur Bina Penataan Bangunan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto di GBK, Jakarta, Rabu (9/5).
"Tantangan terbesar kita adalah bukan pada membangun baru, tapi kita lebih dihadapkan pada situasi harus merenovasi," tambah dia.
Renovasi ini ditargetkan untuk selesai pada akhir Juni 2018 ini. Hal ini termasuk dengan venue-venue lain yang sedang dibangun oleh PUPR. "Untuk di GBK ini sudah ada 14 venue dan beberapa venue lainnya juga. Kalau saat ini kami sedang melanjutkan proses pembangunan venue dan fasilitas lain seperti elevated parking. Mohon doanya agar Juni ini setelah Lebaran bisa selesai semua," ujarnya.
Tak hanya itu, dia juga berharap bahwa venue yang nantinya selesai dibangun bisa digunakan oleh masyarakat sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh publik. "Terlebih lagi kami mendorong ini menjadi investasi olah raga untuk Indonesia sehingga bisa digunakan oleh semua masyarakat. Dengan ini, kita tentu mengharapkan hal ini bisa sejalan dengan prestasi olahraga Indonesia yang bisa meningkat kedepannya," tutur Iwan.
Tak hanya itu, Holcim Indonesia juga diketahui terlibat dalam renovasi kawasan di GBK, khususnya kawasan untuk lintasan pejalan kaki (jogging). Holcim mengaplikasikan produk ThruCrete di mana nantinya tanah area jogging mampu meresap air hujan secara baik.
Head of Aggregate and Construction Materials and Infrastructure Holcim Indonesia, Marcelo Castro menyebutkan hal ini sejalan dengan daya tarik GBK sebagai penunjang berbagai kegiatan dan aktivitas positif masyarakat Indonesia.
"Inovasi dan solusi yang kami tawarkan di area ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan juga lingkungan di sekitar," tandas dia.
Dengan adanya Thrucrete ini, genangan air akibat hujan maupun banjir dapat dicegah. Area tersebut juga dapat digunakan sebagai tempat parkir kendaraan pribadi.
Reporter: Bawono Yadika
Sumber: Liputan6.com