Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meminta kepada perusahaan pelat merah untuk bersinergi dalam meningkatkan perannya di masyarakat. Dia mengingatkan indikator sinergi masuk dalam key performance indicator (KPI) para pimpinan BUMN.
"Saya titip BUMN yang besar bantu BUMN yang kecil. Jangan lupa jaga BUMN yang kecil. Karena sekarang sinergi BUMN masuk di KPI," kata Menteri Rini di Bandung Barat, Rabu (21/3).
Menteri Rini mengancam kepada direksi yang tak melibatkan BUMN kecil ke dalam proyek bisnisnya akan memotong bonus tahunan para direksi tersebut. "Kalau ada laporan BUMN yang besar susah dihubungi dan tidak ada sinergi, tantiem saya potong 1-2 persen," tegas Menteri Rini.
Menurutnya di usia yang ke-20, BUMN sudah dewasa, sudah memahami apa yang harus dan tidak dilakukan laiknya orang dewasa. Dengan esensi BUMN adalah perusahaan pemerintah, maka seluruh bisnisnya harus memiliki manfaat terhadap kesejahteraan rakyat Indonesia.
Menteri Rini menceritakan, saat dirinya menjadi pengusaha, banyak BUMN yang justru saling bersaing. Dengan budaya ini, maka dalam jangka panjang akan merugikan BUMN itu sendiri.
Bahkan, banyaknya BUMN yang merugi dalam beberapa tahun tersebut karena adanya sifat saling bersaing antar BUMN. Padahal, sesama BUMN harus saling bersinergi.
Reporter: Ilyas Istianur Praditya
Sumber: Liputan6