Bank Mandiri kaji skema pemotongan gaji untuk student loan

Direktur Utama Bank Mandiri, Kartiko Wirjoatmodjo mengatakan, pihaknya masih terus mengkaji terkait rencana penyediaan kredit kepada siswa/mahasiswa kurang mampu (student loan). Nantinya, mahasiswa bisa membayar kredit melalui skema pemotongan gaji.

Dwi Aditya Putra
Oleh Dwi Aditya Putra - Reporter
Bank Mandiri kaji skema pemotongan gaji untuk student loan
Bank Mandiri. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Direktur Utama Bank Mandiri, Kartiko Wirjoatmodjo mengatakan, pihaknya masih terus mengkaji terkait rencana penyediaan kredit kepada siswa/mahasiswa kurang mampu (student loan). Nantinya, mahasiswa bisa membayar kredit melalui skema pemotongan gaji.

"Intinya buat student loan kita bisa mentrack keberadaan yang bersangkutan setelah lulus. Karena pembayaran setelah lulus yang penting NIK-nya. Selama NIK seharusnya bisa kita berikan seperti kredit multiguna memang pada dasarnya perorangan potongan dari gaji bersangkutan setelah bekerja," katanya saat ditemui di Jakarta, Selasa, (20/3).

Dia menambahkan, skema pemotongan gaji ini akan disesuaikan dengan posisi penerima kredit. "Nanti kita lihat yang penting kelayakan dari sisi dia bekerjanya apa nanti kita lakukan pemotongan dari gaji, yang penting bagaimana kita mendaftarkan pemberi kerja buat kita minta gajinya dipotong untuk pembayaran loan itu yang sedang kita rancang," tandasnya.

Dari informasi yang ditelusuri merdeka.com, student loan adalah pinjaman yang ditawarkan pihak perbankan kepada siswa untuk melunasi biaya yang berhubungan dengan pendidikan seperti biaya kuliah, tempat tinggal atau buku pelajaran. Biasanya pinjaman ini memiliki suku bunga yang lebih rendah dari pinjaman yang lain.

Siswa tidak diharuskan untuk membayar kembali pinjaman ini sampai akhir masa sekolah atau kuliahnya, di mana biasanya mulai dibayar atau dilunasi setelah mereka menyelesaikan pendidikan mereka.

Rekomendasi