Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia atau International Monetary Fund World Bank Annual Meetings (IMF-WB) 2018 akan digelar di Nusa Dua Bali pada Oktober mendatang. Pertemuan tahunan bidang ekonomi tingkat dunia tersebut akan dihadiri oleh kurang lebih 4.000 delegasi dari 189 negara anggota.
Acara tersebut diprediksi bakal ada kenaikan harga, seperti makanan, hotel hingga tiket pesawat. Di mana, kesemuanya akan mengerek tingkat inflasi.
Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo, memastikan bahwa inflasi di Bali akan terkendali dengan adanya koordinasi yang baik selama IMF-WB berlangsung.
"Jadi aspek inflasi akan terkendali dengan koordinasi yang baik, termasuk penyediaan supply. Sehingga tidak terjadi kenaikan harga karena permintaan tinggi tapi tidak ada penawaran," kata Agus di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (13/3).
Menurut Agus, pemerintah sudah mempersiapkan selama dua tahun agar tidak terjadi inflasi di Bali saat IMF-WB. "Jadi kita sangat terima kasih peran dari gubernur Bali dan forum komunikasi pimpinan daerahnya, yang semua melakukan koordinasi dengan baik," ujarnya.
Agus menambahkan bahkan hari ini panitia acara telah memutuskan akan menambah jumlah kendaraan untuk tamu IMF-WB. Sebagai langkah antisipasi jika hal tersebut masih kurang.
"Kalau seandainya jumlah kendaraan yang kita siapkan untuk pimpinan delegasi tidak cukup karena ada pimpinan dari negara yang memerlukan kendaraan di sana, kita merespon," tandas Agus.