Agus Martowardojo
-
Ekonomi •IFG: Banyak Perusahaan Asuransi Terlihat Sehat, Tahu-Tahu BermasalahDewan Penasihat Indonesia Financial Group (IFG), Agus Martowardojo mengatakan, cukup banyak perusahaan asuransi lokal yang bermasalah dalam beberapa waktu belakangan. Hal ini menjadi salah satu tantangan dalam mendorong perbaikan industri asuransi.
-
News •KPK Cecar Eks Menkeu Agus Marto Terkait Penganggaran Proyek e-KTPAgus sendiri berulang kali diperiksa penyidik KPK terkait kasus korupsi e-KTP. Hari ini, Agus diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Direktur Utama PT Sandipala Arthapura Paulus Tannos.
-
News •Kasus e-KTP, KPK Periksa eks Gubernur BI Agus MartowardojoKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat tersangka baru kasus korupsi proyek e-KTP.
-
Ekonomi •Agus Marto Ungkap Rahasia Suksesnya Hingga Jadi Gubernur Bank IndonesiaBank Indonesia (BI) hari ini meluncurkan sekaligus melakukan bedah buku dari biografi Agus Martowardojo selaku mantan Gubernur BI. Biografi ini diberi judul 'Agus Martowardojo Pembawa Perubahan'. Agus Martowardojo memberikan tips bagi seseorang agar sukses.
-
Ekonomi •Agus Martowardojo: Jangan Sampai Indonesia Krisis Lagi Seperti Tahun 1998Kata Agus, Indonesia tidak boleh terperosok pada krisis seperti di tahun 1997-1998. Sebab itu, pengambilan kebijakan dan sistem yang berkesinambungan penting untuk diterapkan guna menjaga otoritas moneter.
-
Politik •Setelah Tak Jadi Pejabat, Apa Pekerjaan Para Mantan Menteri?Selain Tokopedia, belum lama ini Agus Martowardojo juga diangkat menjadi Komisaris Independen PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
-
News •5 Pos Menteri Ini Selalu Diisi dari Kalangan Profesionalera Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY sampai Presiden Jokowi, ada sejumlah pos menteri yang tidak pernah diisi oleh kalangan dari politikus.
-
News •Dalami Korupsi e-KTP, KPK Periksa Agus MartowardojoDalam perkara e-KTP ini KPK sudah mengantarkan tujuh orang ke dalam penjara. Ketujuh orang tersebut dinilai hakim terbukti melakukan kerugian negara Rp 2,3 triliun dari proyek sebesar Rp 5,9 triliun.
-
Ekonomi •5 Fakta di Balik Utang BUMN Capai Rp 5.217 TriliunKementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat 10 BUMN pemilik utang terbesar. Sepuluh BUMN tersebut adalah BRI, Mandiri, BNI, PLN, Pertamina, BTN, Taspen, Waskita Karya, Telekomunikasi dan Pupuk Indonesia. Data ini diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
-
Politik •Sederet penghargaan yang pernah diraih Ma'ruf Amin dan Sandiaga UnoMa'ruf Amin dan Sandiaga Uno merupakan tokoh nasional yang sering kali mendapatkan penghargaan. Penghargaan itu datang baik dari nasional maupun internasional.
-
Ekonomi •Bos BI ungkap 4 syarat untuk ekonomi Indonesia tumbuh di atas 6 persenGubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo, menyatakan ada empat hal yang harus negara perbaiki demi meningkatkan perekonomian negara. Dari empat hal tersebut, salah satunya telah jalan dibenahi, yakni infrastruktur.
-
Ekonomi •Agus Marto buka-bukaan tantangan BI hadapi masalah perekonomian Indonesia sejak 2013Dia mengungkapkan harus mengalami masa-masa awal kerja yang sulit, di mana pada 2013 situasi perekonomian dunia terbilang cukup sulit. Tantangan ekonomi lainnya, dia melanjutkan, yakni adanya pelemahan nilai tukar Rupiah akibat aliran modal asing yang tinggi pada Mei-Agustus 2013.
-
Ekonomi •Bank Indonesia minta masyarakat ikut andil jaga inflasi Ramadan dengan cara iniGubernur BI, Agus Martowardojo, mengatakan tren kenaikan harga bahan kebutuhan pokok tertentu selalu terjadi saat memasuki Ramadan. Hal ini yang membuat inflasi di bulan ini lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan lainnya. BI meminta kementerian serta para pelaku usaha bersama memastikan stok bahan pokok.
-
Ekonomi •Pemerintah dorong peran perbankan wujudkan pemerataan ekonomiMenteri Sri Mulyani menambahkan, pemerintah telah berupaya keras menjaga momentum pertumbuhan. Antara lain dengan menjaga daya beli masyarakat, mengendalikan inflasi yang stabil di level rendah, menciptakan berbagai kebijakan yang dapat meningkatkan investasi, pendalaman industri hingga penciptaan lapangan kerja baru.
-
Ekonomi •BI siap sesuaikan suku bunga acuan hadapi penguatan kurs Dolar ASBank Indonesia (BI) yakin Indonesia akan berhasil melewati tekanan penguatan kurs Dolar saat ini dengan baik. Bermodal dengan perekonomian yang tetap tumbuh berkesinambungan dan stabil. Kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia tercermin dari data realisasi pertumbuhan PDB triwulan IV 2017, serta triwulan I 2018.
-
Ekonomi •The Fed pertahankan suku bunga, BI harap perbaiki nilai tukar RupiahAgus mengatakan, BI akan terus menjaga volatilitas Rupiah dalam keadaan yang wajar. Agus menyatakan, hasil The Federal Open Market Committee (FOMC) meeting akan dibahas pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) mendatang yaitu tanggal 16-17 Mei.
-
Ekonomi •OJK soal kartu GPN: Cita-cita sejak 15 tahun yang lalu sudah terwujudGubernur BI, Agus Martowardojo, mengatakan bahwa sistem pembayaran saat ini berkembang sangat pesat seiring perkembangan teknologi. Hal itu mendorong BI sebagai regulator untuk menciptakan sebuah terobosan di mana semua transaksi yang terjadi di dalam negeri bisa menjadi lebih cepat, efisien dan aman.
-
Ekonomi •Moody's naikkan peringkat utang RI ke Baa2 outlook stabil karena mampu jaga defisitDi sisi fiskal, pemerintah dinilai mampu menjaga fiskal defisit di bawah batas 3 persen sejak diberlakukan pada 2003. Defisit yang dapat dipertahankan di level rendah dan didukung oleh pembiayaan yang bersifat jangka panjang dapat menjaga beban utang tetap rendah sehingga mengurangi kebutuhan dan risiko pembiayaan.
-
Ekonomi •BI kembali sabet penghargaan bidang kearsipan berstandard internasionalBank Indonesia (BI) kembali menerima penghargaan di bidang kearsipan dari lembaga Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan sertifikat Statement of Compliance ISO 15489:2016 Records Management dari Technischer Überwachungs Verein (TÜV SÜD) Singapore, untuk 9 (sembilan) satuan kerja di Bank Indonesia.
-
Ekonomi •Bos BI prediksi pertumbuhan kuartal I 2018 tak lewati 5 persenAgus Marto menambahkan pada kuartal I pertumbuhan impor bahan baku cukup tinggi. Hal ini membuat Agus optimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal II hingga IV mengalami peningkatan. Agus memperkirakan pada Februari 2018 neraca perdagangan masih akan defisit, meski tidak sebesar pada Januari.