Asosiasi pengusaha penyewaan mobil daerah (Asperda) siap mendukung kebutuhan transportasi para delegasi menjelang pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Nusa Dua, Bali pada Oktober 2018.
Ketua Umum DPP Asperda Hermawan Jeffrivan mengatakan jumlah armada dari 10 provinsi perwakilan Asperda mencapai sekitar 10 ribu kendaraan yang sebagian di antaranya dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan transportasi saat pertemuan itu berlangsung.
"Kami akan berikan pelayanan terbaik untuk mendukung perhelatan akbar itu," kata Hermawan ketika menghadiri rapat pimpinan nasional Asperda di Denpasar, seperti dikutip Antara, Senin (26/2).
Berkaca dari pengalaman sebelumnya saat melayani kebutuhan KTT APEC tahun 2013 dan kunjungan Raja Salman dari Arab Saudi, Hermawan mengatakan sebagian kendaraan sewa di Bali dipasok dari Asperda Jawa Timur seperti Surabaya dan Sidoarjo, Jakarta dan Jawa Tengah.
Apalagi saat pelaksanaan pertemuan ekonomi prestisius itu akan dihadiri sekitar 17 ribu orang atau jumlahnya berkali lipat dibandingkan pelaksanaan KTT APEC, maka jumlah kendaraan sewa diperkirakan juga melonjak.
Wakil Ketua Asperda Bali Aryanto mengatakan bahwa dukungan kendaraan dari luar Bali diperkirakan mencapai sekitar 30-35 persen namun jumlah itu bisa melonjak tergantung pemesanan. Di mana kendaraan sewa yang banyak dipesan di antaranya kendaraan roda empat mewah jenis Alphard dan sedan jenis Camry.
"Kami ikut dukung dan armada yang kami siapkan harus benar-benar layak. Kami sudah berkoordinasi dengan Asperda provinsi terdekat untuk membantu memenuhi kebutuhan," ucapnya.
Terkait harga, hingga saat ini belum komunikasi penentuan harga sewa kendaraan mewah. Namun harga saat ini yang berlaku untuk penyewaan kendaraan jenis Alphard dipatok di atas Rp 1 juta termasuk bahan bakar dan sopir untuk 10 jam durasi penyewaan. Sedangkan untuk mobil jenis Camry, harga sewa dipatok mencapai di atas Rp 2,1 juta termasuk BBM dan supir untuk 10 jam.