Bank Mandiri beri sinyal penurunan suku bunga kredit tahun ini

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan seluruh perbankan semestinya sudah harus menurunkan suku bunga kredit tahun ini. Sebab, saat ini kondisi perbankan di Indonesia sudah dalam kondisi sehat. Kinerja bank tahun lalu secara rata-rata juga sudah mulai membaik.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bank Mandiri beri sinyal penurunan suku bunga kredit tahun ini
Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo. ©2018 Merdeka.com/Wilfridus Setu Embu

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan seluruh perbankan semestinya sudah harus menurunkan suku bunga kredit tahun ini. Hal tersebut didukung dengan perbaikan kinerja perbankan dalam beberapa waktu belakangan.

"Kalau penurunan bunga kredit seperti saya bilang itu, di tahun lalu imbauan. Kalau tahun ini bukan lagi imbauan tapi adalah suatu keharusan karena persaingan. Karena sekarang kan hampir semua bank sudah sehat," ujarnya di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (7/2).

Kartika menjelaskan, saat ini kondisi perbankan di Indonesia sudah dalam kondisi sehat. Kinerja bank tahun lalu secara rata-rata juga sudah mulai membaik. Artinya, hampir semua perbankan membukukan laba yang menunjukkan pertumbuhan.

"Kalau kita lihat kinerja bank tahun lalu average kan bagus ya. Artinya bank secara earning sudah pulih labanya. Nah tahun ini semua bank akan tumbuh, oleh sebab tumbuh, ini kan kalau demand tidak tumbuh terlalu banyak pasti kan nanti persaingan ketat," jelasnya.

Kartika menambahkan, penurunan suku bunga kredit nantinya bergantung pada segmen-segmen tertentu. Beberapa korporasi jangka pendek akan mendapatkan suku bunga kredit sebesar 7 persen bahkan kurang dari angka tersebut.

"Kalau secara segmen itu beda-beda, korporasi sekarang yang di 7 persen juga sudah banyak. Jadi untuk yang jangka pendek itu bahkan yang di bawah 7 persen pun sudah ada," jelasnya.

"Yang untuk consumer, untuk KPR beberapa bank termasuk mandiri juga sudah. Bahkan meluncurkan KPR yang fixed rate nya di bawah 6 persen malah, 5,9 persen atau 5,8 persen jadi memang akan terus ada penurunan," tandasnya.

Rekomendasi