Jaga stabilitas pasokan, KPPU imbau pemerintah bangun pasar induk beras baru

Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha KKPU Syarkawi Rauf mengatakan pihaknya mengusulkan kepada Pemerintah untuk membangun pasar-pasar induk baru selain Cipinang. Tujuannya untuk mengetahui secara lebih lengkap soal ketersediaan pasokan dan stabilitas harga beras secara nasional.

Wilfridus Setu Embu
Oleh Wilfridus Setu Embu - Reporter
Jaga stabilitas pasokan, KPPU imbau pemerintah bangun pasar induk beras baru
Beras eceran. ©2017 Merdeka.com/imam buhori

Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha KKPU Syarkawi Rauf mengatakan pihaknya mengusulkan kepada Pemerintah untuk membangun pasar-pasar induk baru selain Cipinang. Tujuannya untuk mengetahui secara lebih lengkap soal ketersediaan pasokan dan stabilitas harga beras secara nasional.

"Kita perlu mendorong pengembangan pasar induk beras. Ini penting karena saat ini kita hanya bergantung pada referensi harga dan pasokan beras yang masuk ke pasar induk beras Cipinang," ungkapnya di Kantor KPPU, Jakarta, Senin (15/1).

Dengan demikian gambaran dan informasi terkait ketersediaan beras secara nasional menjadi lebih lengkap dan tidak bergantung pada satu tempat saja.

"Kalau pasokan beras yang masuk (di pasar induk beras Cipinang) itu berkurang misalnya hari ini 35 persen, seolah-olah seluruh Indonesia itu kekurangan beras padahal masih ada daerah yang masih panen, masih berproduksi, yang berasnya masih tersedia cukup dengan harga yang relatif masih stabil," jelasnya.

Dia mengusulkan sebaiknya pasar-pasar induk beras yang baru tersebut dibangun di pusat-pusat produksi beras yang ada di Indonesia sehingga keadaan beras nasional lebih terpantau dengan baik. Misalnya di Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Selatan dan Sumatera Utara.

"Perlu mendorong bagaimana supaya dibentuk pasar-pasar induk beras yang baru di sentral-sentral produksi beras kita di Indonesia," imbuhnya.

Rekomendasi