AirAsia disentil sebab seragam pramugarinya dinilai terlalu seksi

Senator Datuk Abdullah Mat Yasim mengatakan seragam kedua maskapai tersebut terlalu mencolok dan dapat membangkitkan hasrat para penumpang. Khususnya, kamu muda. Senator Datuk Hanafi Mamat mendorong para maskapai beroperasi di Malaysia mengenakan seragam syari. Hal ini untuk menunjukkan Malaysia sebagai negara muslim.

Bimo Pratomo
Oleh Bimo Pratomo - Reporter
AirAsia disentil sebab seragam pramugarinya dinilai terlalu seksi
Pramugari AirAsia. ©2014 merdeka.com/istimewa

AirAsia, maskapai penerbangan murah, bersama FireFly mendapat sentilan dari politisi Malaysia. Kedua maskapai ini dinilai memberikan seragam yang terlalu terbuka pada pramugarinya.

Dilansir dari Business Insider, Senin (25/12), Senator Datuk Abdullah Mat Yasim mengatakan seragam kedua maskapai tersebut terlalu mencolok dan dapat membangkitkan hasrat para penumpang. Khususnya, kamu muda.

"The Malaysian Aviation Commission (MAVCOM) harus memperhatikan hal ini," ujarnya saat pembahasan UU MAVCOM 2017.

Sementara, seragam Malindo Air (milik Lion Grup), dinilai masih bisa diterima karena telah menutupi sejumlah area sensitif. Meski begitu tetap dinilai menonjolkan lekuk tubuh.

Senada dengannya, Senator Datuk Megat Zulkarnian Omardin mendorong agar maskapai tersebut mengubah desain seragam pramugarinya. "Istri saya sampai khawatir saat saya harus berpergian tanpanya di penerbangan Malindo atau AirAsia," tuturnya.

Sebelumnya, Senator Datuk Hanafi Mamat mendorong para maskapai beroperasi di Malaysia mengenakan seragam syari. Hal ini untuk menunjukkan Malaysia sebagai negara muslim.

Dia mengatakan para wisatawan dapat menyalahartikan Malaysia jika pramugarinya mengenakan pakaian yang seksi dan tidak sopan.

Rekomendasi