Dinilai kreatif layani kepentingan umum, PII sabet penghargaan Asean Risk Award 2017

Selain itu, PII juga dinilai telah sukses melakukan tata kelola korporasi, menerapkan manajemen risiko secara inovatif, dan kepatuhan korporasi dalam melaksanakan peraturan pemerintah.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Dinilai kreatif layani kepentingan umum, PII sabet penghargaan Asean Risk Award 2017
Pembangunan Jalan Tol Cipali. ©2015 merdeka.com/pramirvan datu

PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia meraih penghargaan ASEAN Risk Award 2017 kategori Public Initiative. Perusahaan BUMN di bawah Kementerian Keuangan ini dinilai berprestasi dalam merancang dan menciptakan solusi kreatif dalam melayani kepentingan umum.

Selain itu, PII juga dinilai telah sukses melakukan tata kelola korporasi, menerapkan manajemen risiko secara inovatif, dan kepatuhan korporasi dalam melaksanakan peraturan pemerintah.

Direktur PT PII, Salusta Satria mengatakan, penghargaan ini merupakan bukti bahwa PT PII serius dalam menjalankan mandatnya sebagai satu-satunya penyedia penjaminan yang memiliki peran penting dalam pembangunan infrastruktur dengan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dalam rangka mempercepat pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Hingga penghujung tahun 2017, PT PII telah menjamin 13 proyek infrastruktur dari empat sektor, yaitu tol, ketenagalistrikan, telekomunikasi, dan air minum dengan total nilai penjaminan mencapai Rp113 triliun, kemudian pada tanggal 14 Desember 2017 juga dilakukan penandatanganan dua proyek tol lainnya, yaitu Probolinggo-Banyuwangi dan Jakarta-Cikampek (Selatan).

ASEAN Risk Awards 2017 merupakan penganugerahan untuk seluruh perusahaan yang telah menerapkan manajemen risiko dengan berbagai ukuran bisnis, jenis industri, maupun negara asal, serta mempunyai semangat yang sama dalam meningkatkan model pengelolaan risiko yang terbaik.

Dalam penjuriannya, ASEAN Risk Awards 2016 melibatkan para profesional yang memiliki latar belakang di bidang manajemen risiko, auditor, bisnis, dan hubungan internasional yang berasal dari Inggris, Australia, Singapura, Vietnam, Kanada, USA, Swiss, dan Indonesia.

Penghargaan ASEAN Risk Awards 2017 tersebut digelar oleh Enterprise Risk Management Academy (ERMA) serta diikuti oleh 23 perusahaan dan organisasi di seluruh Asia Tenggara yang memperlombakan delapan kategori, yakni ASEAN Risk Champion, ASEAN GRC Award, Risk Innovation, Risk Technology, Public Initiative, Public Risk, Risk Edukator, dan Risk Advocate.

Pada tahun 2016, PT PII meraih penghargaan dalam ASEAN Risk Award untuk kategori Risk Advocate, kemudian untuk proyek yang telah diberikan penjaminan oleh PT PII salah satunya adalah proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)/Central Java Power Plant (CJPP) meraih penghargaan tiga sekaligus, yakni Project Finance Deal of the Year 2016 dari Asia Award, Best Power Deal in Asia Pacific dari IJGlobal Euromoney Award dan Best Enviromental-Concerned Project dari Globe Asia.

Rekomendasi