Luhut optimis gini ratio menurun di akhir pemerintahan Jokowi-JK

Pemerintahan Jokowi-JK akan memasuki usia tiga tahun pada 20 Oktober mendatang. Kabinet kerja mengklaim telah banyak pencapaian positif yang dicapai pada masa tersebut, salah satunya mengenai ketimpangan pengeluaran penduduk (gini ratio).

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Luhut optimis gini ratio menurun di akhir pemerintahan Jokowi-JK
Luhut Binsar Panjaitan. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Pemerintahan Jokowi-JK akan memasuki usia tiga tahun pada 20 Oktober mendatang. Kabinet kerja mengklaim telah banyak pencapaian positif yang dicapai pada masa tersebut, salah satunya mengenai ketimpangan pengeluaran penduduk (gini ratio).

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan optimis pemerintah dapat memperkecil tingkat gini ratio masyarakat Indonesia dalam dua tahun sisa pemerintahan Jokowi-JK.

Infrastruktur dan dana desa yang selama ini terus digalakkan oleh pemerintah akan menunjukkan kinerjanya secara optimum dua tahun mendatang.

"Dua tahun ke depan, pikiran saya, melihat capaian infrastruktur 90 persen. Kalau lebih alhamdulillah. Kedua, program dana desa akan mulai berbuah. Kalau infrastruktur jalan, dana desa jalan. Nah ini bisa mengurangi gini ratio," ujar Luhut di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu (18/10).

Luhut menegaskan, isu gini ratio hingga kini masih menjadi fokus pemerintah. Dengan kepemimpinan Jokowi-JK hal tersebut tidak sulit diperkecil, tentunya dengan kinerja team work yang maksimal dalam melakukan pengawasan pembangunan infrastruktur dan pengawasan transfer dana ke daerah.

Sementara itu, pemerintah berjanji akan terus melakukan perbaikan pada sektor yang belum berdampak banyak pada penurunan gini ratio.

"Ini (memperkecil gini ratio) isu kita ke depan. Kalau kita kerja team work begini, mengawasi dana ke daerah dan kontrol bagus, saya optimis bisa capai itu dan kita fokus," tandasnya.

Rekomendasi