Cerita pembeli rela tunggu gerai Matahari buka demi barang diskonan

Calon pembeli yang sudah datang lebih cepat tampak tak kecewa. Mereka bersedia menunggu sedikit lebih lama lagi. Pantauan merdeka.com beberapa pembeli tampak menunggu di depan pintu yang masih tertutup sambil melihat-lihat barang yang dipajang di toko lain.

Wilfridus Setu Embu
Oleh Wilfridus Setu Embu - Reporter
Cerita pembeli rela tunggu gerai Matahari buka demi barang diskonan
matahari department store. ©2017 Merdeka.com/Saugy Riyandi

PT Matahari Department Store Tbk berencana menutup dua gerai tokonya di Pasaraya Manggarai dan Pasaraya Blok M. Saat ini, kedua gerai tersebut mengobral jualan atau cuci gudang sebelum penutupan.

Kondisi ini-pun dimanfaatkan oleh konsumen. Masyarakat berbondong-bondong memborong barang diskonan tersebut. Bahkan, Matahari yang biasa buka pukul 10.00, sekarang buka pukul 11.00 guna mengantisipasi banyaknya pembeli.

Meski demikian, calon pembeli yang sudah datang lebih cepat tampak tak kecewa. Mereka bersedia menunggu sedikit lebih lama lagi. Pantauan merdeka.com beberapa pembeli tampak menunggu di depan pintu yang masih tertutup sambil melihat-lihat barang yang dipajang di toko lain.

Salah satu pembeli, Hambali mengatakan, ini hari pertamanya bersama keluarga, anak, menantu dan cucunya berkunjung ke Matahari Department Store. Dia mengaku sudah mendengar kabar seputar diskon besar-besaran tersebut sejak beberapa hari silam.

"Sudah dengar. Biasa dari orang-orang, pada ngomongin kan," ungkapnya kepada Merdeka.com di Matahari Department Store Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Senin (18/9).

Namun, Hambali tak percaya begitu saja dengan informasi tersebut. Guna membuktikannya, dia datang langsung dan mengincar beberapa barang belanjaan.

"Nggak percaya. Diskonnya 50 persen sampai 75 persen. Jangan-jangan hoax lagi," kata dia.

Adapun pria yang berdomisili di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten dan keluarga pun mencari tahu kebenaran informasi tersebut terlebih dulu secara daring. "Kan anak saya dan suaminya kan mau kembali ke Kalimantan. Jadi ke sini semua, belanja," pungkasnya.

Rekomendasi