Integrasi pembayaran kartu elektronik buat pengembangan moda transportasi lebih mudah

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menyatakan hadirnya sistem integrasi pembayaran memudahkan pengembangan moda transportasi massal. Sebab, dengan sistem ini, regulator memiliki gambaran data jumlah penumpang suatu moda untuk menetapkan kebijakannya.

Yayu Agustini Rahayu
Oleh Yayu Agustini Rahayu - Reporter
Integrasi pembayaran kartu elektronik buat pengembangan moda transportasi lebih mudah
Menhub Budi Karya. ©2016 Merdeka.com

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menyatakan hadirnya sistem integrasi pembayaran memudahkan pengembangan moda transportasi massal. Sebab, dengan sistem ini, regulator memiliki gambaran data jumlah penumpang suatu moda untuk menetapkan kebijakannya."Itu bisa membuat kita menganalisis secara lebih cermat mana-mana saja daerah yang harus kita perbaiki, mana saja daerah yang mesti kita tutup. Dengan sistem pembayaran ini, masyarakat Jakarta dan kecenderungannya ke arah mana bisa diketahui," tuturnya di Jakarta Convention Centre, Jakarta, Rabu (6/9).Menhub melanjutkan bahwa saat ini transportasi di Jabotabek belum mencukupi kebutuhan masyarakat. Saat ini, porsi transportasi umum baru 24 persen. "Pergerakan di Jabotabek itu ada 40 juta pergerakan dan angkutan umum itu baru bertanggung jawab atas 24 persen. Jumlahnya banyak tetapi angkutan umum belum maksimal," kata Menteri Budi.Menhub Budi mengaku bangga dengan adanya moda transportasi massal seperti Commuter Line dan Transjakarta yang mampu mengangkut hingga jutaan penumpang per harinya."Saya pikir apa yang dilakukan oleh KAI dan commuter line jabotabek ini sudah memberikan suatu yang berharga di mana KRL itu bisa menampung 1 juta orang dan Transjakarta 400.000 orang," ujarnya.Menteri Budi menilai, kondisi tersebut bisa semakin terbantu kelak jika MRT dan LRT sudah beroperasi. Namun demikian, demi kemudahan penumpang, maka sistem integrasi satu kartu untuk semua moda transportasi atau Electronic Fair Collection (EFC) perlu diwujudkan."Bayangkan kalau masing-masing (moda transportasi) keluarkan (kartu) dompet kita mungkin tebel. Oleh karenanya saya juga menyambut baik dengan adanya ini sehingga ego sektoral antara satu penyelenggara dan yang lain itu bisa disatukan," imbuhnya.

Rekomendasi