Mengenal program Desa Migran Produktif

Program Desmigratif merupakan program memberdayakan desa kantung TKI.

Haris Kurniawan
Oleh Haris Kurniawan - Reporter
Mengenal program Desa Migran Produktif
Menaker Hanif Dhakiri. ©2017 Merdeka.com

Pemerintah terus melakukan terobosan program pada Tenaga Kerja Indonesia yang telah selesai bekerja atau sedang bekerja di luar negeri. Salah satunya dengan membuat inovasi program Desa Migran Produktif (Desmigratif). Kementerian Ketenagakerjaan terus melakukan verifikasi lokasi desa sasaran agar tujuan program ini tercapai.

Program Desmigratif merupakan program memberdayakan desa kantung TKI. Program berhasil diterapkan dengan baik di dua desa percontohan yakni di Desa Kenanga, Kabupaten Indramayu dan Desa Kuripan di Kabupaten Wonosobo dan akan dilanjutkan diberbagai desa, salah satunya di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Program Desmigratif memiliki 4 pilar meliputi, pertama, Pertama, membangun pusat layanan migrasi dimana setiap warga desa yang hendak berangkat ke luar negeri mendapatkan pelayanan di balai desa melalui peran dari pemerintah desa. Informasi yang didapatkan antara lain informasi pasar kerja, bimbingan kerja, informasi mengenai bekerja ke luar negeri dan lain-lain termasuk pengurusan dokumen awal.

Selain itu, kegiatan usaha produktif untuk membantu pasangan dari TKI yang bekerja di luar negeri agar mereka memiliki keterampilan dan kemauan untuk membangun usaha-usaha produktif. Kegiatan ini mencakup pelatihan untuk usaha produktif, pendampingan untuk usaha produktif, bantuan sarana produktif hingga pemasarannya.

Langkah lainnya adalah pengayoman terhadap anak-anak TKI dalam bentuk community parenting dimana anak-anak TKI diasuh bersama-sama oleh masyarakat dalam suatu pusat belajar-mengajar. Dalam konteks ini, masyarakat yang tinggal di rumah diberikan pelatihan tentang bagaimana membesarkan atau merawat anak TKI secara baik agar dapat terus bersekolah dan mengembangkan kreatifitasnya.

Terakhir, program ini menitikberatkan pada penguatan usaha produktif untuk jangka panjang dalam bentuk koperasi usaha. Koperasi usaha produktif ini tentunya juga bisa menjadi inisiatif bersama dari masyarakat yang akan didukung oleh pemerintah.

Rekomendasi