Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut tingkat perpindahan penduduk dari desa ke kota di Indonesia merupakan yang tertinggi di dunia. Dia mencatat, pertumbuhan urbanisasi di Tanah Air mencapai 4,1 persen per tahun.
Lebih tinggi ketimbang China yang hanya tumbuh 3,8 persen, meskipun ekonominya terus tumbuh dalam 30 tahun terakhir. Di bawah Negeri Tirai Bambu, ada India yang tumbuh 3,1 persen per tahun.
"Indonesia urbanisasi tumbuh 4,1 persen, jadi ini tertinggi perubahan masyarakat dari low income menjadi middle dan high income," ucap Sri Mulyani, di Jakarta, Senin (27/3).
Namun, dampaknya, urbanisasi menyebabkan kota berantakan dan penuh sesak. Di sisi lain, pemerintah memiliki tantangan baru untuk memenuhi segala kebutuhan kaum urban.
"Sebanyak 18 juta kesempatan kerja tercipta diperkotaan dari 21 juta yg tercipta dari 2001-2011."
Terlepas itu, Sri Mulyani menyadari ada kebutuhan masyarakat yang belum bisa dipenuhi pemerintah. Yaitu, perumahan.
Maka itu, dia mendorong semua pihak bekerja sama menjawab tantangan tersebut.
"Poin yang sangat penting bagi kualitas kesejahteran masyarakat adalah kemampuan untuk menciptakan perumahan yang layak."