Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno belum lama ini menunjuk Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Archandra Tahar sebagai Wakil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).
Surat Keputusan pengangkatan ini diserahkan langsung Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Hambra kepada Arcandra Tahar. Penunjukkan ini juga sesuai salinan Keputusan Menteri BUMN Selaku Rapat Umum Pemegang Saham PT Pertamina nomor SK-254/MBU/11/2016 tentang Pemberhentian, Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris serta penetapan Komisaris Independen Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina.
Dalam kesempatan sebagai Wamen ESDM sekaligus Wakil Komisaris Utama Pertamina, Archandra mengungkapkan, pemerintah terus melakukan kajian menentukan skema yang tepat dalam membangun proyek New Grass Root Refinery (NGRR) Bontang, Kalimantan Timur.Hal ini lantaran terus munculnya perdebatan perihal rencana peralihan skema dari sebelumnya kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) menjadi penugasan kepada PT Pertamina (Persero) selaku operator. "Arahnya penugasan tapi belum diputuskan sedang kita usahakan penugasan, arahnya penugasan dengan pertimbangan percepatan pembangunan ini kan lintas sektor ini lintas kementerian," ujar Arcandra di Kementerian ESDM, Jakarta. Dia mengatakan, keputusan ini akan berdampak positif. "Intinya kilang kan buat kita semua mau dipercepat kan untuk kita. Supaya ini kita percepat. Tapi belum diputuskan sedang kita koordinasikan bagaimana caranya ini dipercepat," terangnya