Usai membuka pameran Waralaba dan UKM Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC), Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Istana Merdeka. Pertemuan berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB.Presiden Jokowi mengatakan, dia sadar betul pentingnya pengembangan usaha mikro kecil dan usaha menengah. Oleh karena itu, kehadiran pelaku UMKM menjadi momentum penting untuk meminta masukan dan saran dalam pengembangan UMKM di Tanah Air."Saya ingin meminta masukan-masukan baik yang berkaitan dengan permodalan baik yang berkaitan dengan pasar dan mungkin yang berkaitan dengan produksi," kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan di hadapan para pelaku UMKM, Jakarta, Jumat (25/11).Menurut dia, optimalisasi UMKM diyakini mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional kendati ekonomi dunia tengah melemah. "Tapi apa pun, saya kira dunia usaha sudah terbiasa dengan tantangan, terbiasa dengan rintangan-rintangan seperti itu (melemah ekonomi dunia)," tutup Presiden Jokowi.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menambahkan pertumbuhan waralaba di Indonesia akan cepat berkembang dibanding dengan usaha besar lainnya. Sebab, sektor ini mampu menyerap tenaga kerja yang besar dan menyerap berbagai produk dalam negeri.Dia juga meyakini sektor waralaba akan menjadi pendorong ekonomi nasional, di tengah pelemahan ekonomi global saat in."Pertumbuhan waralaba ini akan kami dorong, karena dalam kondisi ekonomi yang global seperti ini, maka pasar domestik yang dijaga dari kacamata bisnis kuliner dan jasa, waralaba sesuatu yang sangat positif," kata Enggar di Jakarta Convention Center (JCC).Dia menjelaskan, sejak 1998, sektor waralaba sudah berkembang pesat dan menjadi andalan bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Mengingat, bisnis ini tidak memerlukan modal yang besar, namun mampu berkembang dengan pesat."Jadi dibandingkan return on investment dari sisi labanya, ini bisnis yang luar biasa dan inovatif. Dia harus punya inovasi bisnis yang akan dinaikkan untuk memudahkan menjual konsep dan bekerjasama dengan pengusaha baru yang lain," imbuhnya.