Ekonomi RI kuartal III diprediksi turun dibanding kuartal II

Namun, ada satu tren positif yang membuat pertumbuhan ekonomi tetap baik yakni program Tax Amnesty. Hal ini terlihat dari pencapaian dana repatriasi mencapai Rp 3.859 triliun.

Syifa Hanifah
Oleh Syifa Hanifah - Reporter
Ekonomi RI kuartal III diprediksi turun dibanding kuartal II
sri mulyani. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksi pertumbuhan ekonomi kuartal III-2016 akan mengalami penurunan dibandingkan kuartal II-2016. Sebab, Sri Mulyani menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II-2016 terlampaui tinggi.

"Kuartal kedua lalu Pertumbuhan ekonomi sangat tinggi, kuartal ketiga barangkali lebih rendah. Namun, kami lakukan langkah-langkah persiapan agar tidak menciptakan kondisi seolah-olah tren menurun," ujarnya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (24/10).

Namun, ada satu tren positif yang membuat pertumbuhan ekonomi tetap baik yakni program Tax Amnesty. Hal ini terlihat dari pencapaian dana repatriasi mencapai Rp 3.859 triliun.

Kemudian, dana tebusan dari Tax Amnesty yang sudah masuk sekitar Rp 97 triliun akan dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi. Selain itu, katanya, pemerintah akan mengevaluasi dana yang diberikan untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui pemanfatan Penyertaan Modal Negara (PMN).

"PMN yang disetujii dari 2015 ke 2016 cukup signifikan. Perlu kita pantau dari sisi jumlah anggaran yang dimasukkan ke neraca BUMN," pungkasnya.

Rekomendasi