RNI luncurkan situs jual online, produk BUMN bisa dilihat dunia

Sejauh ini, sudah terdapat 24 mitra BUMN yang telah bergabung dalam lapak jualan tersebut.

Moch Wahyudi
Oleh Moch Wahyudi - Reporter
RNI luncurkan situs jual online, produk BUMN bisa dilihat dunia
Gedung RNI. ©2013 Merdeka.com

PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) merambah bisnis dagang di dunia maya alias e-commerce. Perusahaan pelat merah itu meluncurkan lapak jualan online atau marketplace bernama pasarprodukbumn.com

Direktur Utama RNI, Didik Prasetyo mengatakan lapak tersebut tak hanya menjadi wadah BUMN untuk promosi dan penjualan produk-produknya. Sejauh ini, sudah terdapat 24 mitra BUMN yang telah bergabung dalam lapak jualan tersebut.

Di antaranya, Phapros, Indofarma, PTPN VIII, Perhutani. Kemudian, PT PAL, Garuda Indonesia, Citilink, BNI, BRI, dan Bank Mandiri.

"Seluruh dunia dapat melihat produk-produk yang dihasilkan BUMN Indonesia dan dapat melakukan transaksi online dengan BUMN yang terdapat di situs tersebut, " katanya saat soft-launching pasarprodukbumn.com, Jakarta, Senin (19/8).

Di luar itu, kata Didik, pihaknya juga merangkul Usaha Kecil Menengah dan Mikro (UMKM). Diperkirakan, tahun ini, seluruh perusahaan pelat merah membina sebanyak 92.372 UMKM dengan nilai bantuan mencapai Rp 2,32 triliun.

"Keseluruhan transaksi dalam situs ini juga dilengkapi dengan proses bisnis terkini. Itulah sebabnya pengelola situs ini adalah PT Rajawali Nusindo, anak perusahaan RNI bergerak di bidang trading dan distribusi."

Sedangkan untuk pengiriman barang, kata Didik, RNI menggandeng perusahaan ekspedisi dan logistik. Seperti, PT Bhanda Ghara Reksa dan PT Pos Indonesia.

Berdasarkan data International Data Corporation (IDC), pasar e-commerce Indonesia diperkirakan tumbuh 42 persen per tahun. Lebih tinggi ketimbang Malaysia yang diprediksi sebesar 14 persen per tahun, Thailand (22 persen), dan Filipina (28 persen).

Rekomendasi