Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Azhar Lubis mengklaim bencana gempa yang terjadi di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat tidak berdampak pada aktivitas investasi di wilayah tersebut.
"Tidak lah, gempa, tsunami, apapun tidak lah. Ini kan tidak tiap hari gempa itu. Tetap jalan terus, tidak ada yang terganggu investasinya," kata Azhar di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (3/3).
Bukan hanya itu, dia juga mengatakan bahwa para investor tidak khawatir untuk menanamkan modal di Sumatera, meski ada bencana gempa. Lebih lanjut Azhar mengatakan investasi di Sumatera antara lain industri pengilahan kelapa sawit, pembangkit listrik, pengembangan Semen Padang.
"Tetap jalan. Ada gempa, kelapa sawit tidak mati kok, tetap hidup. Pembangkit listrik ya sementara dimatikan, itu kan biasa. Kalau ada gempa ya dimatikan, nanti dihidupkan lagi," imbuhnya.
Seperti diketahui, gempa berkekuatan 8.3 SR terjadi di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Informasi dari Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho gempa terjadi sekitar pukul 19:49:41 WIB, Rabu (2/3).
Gempa terjadi di lokasi 5.16 LS,94.05 BT atau 682 km Barat Daya Kepulauan Mentawai, Sumbar. Gempa terjadi di kedalaman 10 km. Gempa mengakibatkan potensi tsunami.