13 juta orang AS sembunyikan uang dari pasangan, bagaimana Anda?

Berdasarkan survei terhadap 1.003 responden Amerika berusia di atas 18 tahun pada 7-10 Januari 2016.

Moch Wahyudi
Oleh Moch Wahyudi - Reporter
13 juta orang AS sembunyikan uang dari pasangan, bagaimana Anda?
ilustrasi pasangan. ©2015 Merdeka.com/www.slate.com

Sebanyak 13 juta orang Amerika diduga sengaja menyembunyikan rekening bank atau kartu kredit dari pasangan. Ini didasarkan pada survei diselenggarakan creditcards.com bekerja sama dengan Princeton Survey Research Associates International.

Survei dilakukan melalui telepon terhadap 1.003 responden Amerika berusia di atas 18 tahun pada 7-10 Januari 2016. Sebanyak 706 responden di antaranya tinggal bersama pasangan.

Batas kesalahan atau margin of error dari penarikan sampel plus minus 3,6 poin persentase. Sementara margin of error untuk responden tinggal bersama pasangan plus minus 4,2 poin persentase.

Berdasarkan survei itu, 1 dari 20 responden mengaku memiliki aset tak diketahui pasangannya.

Responden terbanyak merahasiakan duitnya berusia antara 18 hingga 29 tahun, sekitar 7 persen dari total sampel. Diikuti responden 30-49 tahun (6 persen), usia 50-64 tahun (5 persen), dan usia 65 tahun plus (2 persen).

Konselor Keuangan Chuck Bentley tak terkejut dengan temuan tersebut lantaran sudah menjadi fenomena biasa. Modus itu dinilai lebih sering timbul lantaran motif baik atau kesalahpahaman antarpasangan terkait cara mengelola keuangan.

"Sangat gelap apakah menyembunyikan uang dari pasangannya didorong oleh motif jahat. Karena yang saya ketahui, orang melakukan modus itu untuk mengatasi persoalan, namun masalah justru timbul dari modus tersebut," kata CEO Crown Financial Ministries berbasis di Knoxville, Tennessee, seperti termuat dalam laman creditcard.com, kemarin.

Survei juga menemukan 24 persen responden berusia 65 tahun ke atas membolehkan pasangan menghabiskan USD 25 tanpa perlu memberitahu.

Kemudian, 30 persen responden pria tak masalah jika pasangannya menghabiskan USD 500 atau lebih tanpa lapor. Ini lebih tinggi ketimbang responden wanita yang hanya 18 persen.

Mengapa demikian? Ini lantaran responden yang gemar menghabiskan USD 500 atau lebih tanpa lapor lebih banyak pria ketimbang wanita. porsinya, 24 persen berbanding 14 persen.

Bagaimana dengan Anda?

Rekomendasi