Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno secara resmi telah memberhentikan Direktur Utama PT Pelindo II, RJ Lino. Kosongnya kursi nomor satu di BUMN pelabuhan tersebut sudah digantikan sementara waktu oleh salah satu direksi yang masih aktif.
Komisaris Utama Pelindo II, Tumpak Panggabean menyatakan, pihaknya telah menugaskan salah satu direksi perusahaan untuk sementara menjabat Direktur Utama Pelindo II.
"Kemarin sudah rapat dan tadi malam untuk menunjuk Dede R Martin sebagai Plt Direktur Utama Pelindo II," ujarnya kepada merdeka.com, Jakarta, Kamis (24/12).
Alasan pemilihan Dede lantaran masih aktif sebagai direksi, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pembinaan Anak Perusahaan Pelindo II. "Jadi kami menggantikannya dengan direksi yang masih eksis," jelas dia.
Kasus RJ Lino sudah terdengar sejak dia diperiksa oleh Bareskim beberapa bulan lalu, namun baru kemarin RJ Lino ditetapkan tersangka oleh KPK lantaran kasus pengadaan crane.
"Saya tidak tahu, saya baru menerima SK dari bu menteri kemarin, lalu menyuruh saya mencarikan sementara pengganti Lino," ungkapnya.