PT Pelindo III (Persero) berusaha mengembangkan sektor perekonomian di wilayah pelabuhan yang berada dalam lingkup kerjanya. Saat ini, bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada, Pelindo III sedang melakukan studi mengembangkan Pelabuhan Tegal menjadi sentra industri pengolahan ikan dari sebelumnya bekas aktivitas bongkar muat kayu.Direktur Utama PT Pelindo III (Persero), Djarwo Surjanto mengatakan, rencana ini dilandasi dari pengamatan pihaknya bahwa banyak kegiatan nelayan di pesisir pantai di Tegal."Kami lihat kegiatan nelayan banyak, tapi belum ada proses pengolahan. Kami akan kembangkan pusat industri pengolahan," kata Djarwo di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (10/12).Pengembangan sentra industri perikanan di Pelabuhan Tegal, Djarwo mengatakan, perseroan mengalokasikan dana sekitar Rp 1 triliun untuk menyiapkan fasilitas dasar. Pelindo III juga akan bersinergi dengan pihak lain. "Tentu ini nanti bukan hanya Pelindo III, tapi dengan sinergi bersama pihak yang mengerti industri perikanan," tutur Djarwo.Selain melakukan studi bersama UGM, proyek ini juga masih harus melalui tahap koordinasi dengan kementerian terkait yakni Kementerian Perhubungan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan."Sekarang sedang studi dan kami masih harus koordinasikan dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan," tutur Djarwo.
Pelindo III bakal sulap Pelabuhan Tegal jadi sentra pengolahan ikan
Djarwo mengatakan, perseroan mengalokasikan dana sekitar Rp 1 triliun untuk menyiapkan fasilitas dasar.
Rekomendasi