Pemerintah prediksi titik kemacetan mudik dimulai dari Jawa Tengah

Kehadiran tol Cikapali diyakini akan memindahkan titik kemacetan dari Jabar ke Jateng.

Angga Yudha Pratomo
Oleh Angga Yudha Pratomo - Reporter
Pemerintah prediksi titik kemacetan mudik dimulai dari Jawa Tengah
Pembangunan Jalan Tol Cipali. ©2015 merdeka.com/pramirvan datu

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) mengakui hadirnya jalur Tol Cikampek hingga Palimanan (Cikapali) bakal mengurangi beban kendaraan selama musim mudik untuk jalur pantai utara Jawa (Pantura) di Jawa Barat. Justru Kementerian PU-Pera mengkhawatirkan kepadatan malah terjadi di Jawa Tengah."Yang akan beban berat itu Jawa Tengah, karena jalan tol baru sampe Brebes," kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU-Pera Hediyanto Husainidi Jakarta, Jumat (5/6).Pihaknya bersyukur hadirnya tol Cikapali ini juga akan mengurangi potensi kerusakan jalan antar provinsi akibat kelebihan beban."Kalau ada jalan tol nggak akan rusak. Karena lalu lintas sudah terbagi," tegasnya.Dibangunnya jalan tol Cikapali sepanjang 116,7 kilometer di Kabupaten Indramayu-Cirebon, Jawa Barat, diyakini mampu mengurangi kemacetan sampai 40 persen di jalur Pantura. Proyek jalan tol ini dijanjikan pemerintah siap digunakan sebelum memasuki bulan puasa.Sementara itu, pemerintah menegaskan selama bulan puasa tahun ini, 'proyek abadi' perbaikan jalur Pantura bakal disetop sementara. Tujuan pemberhentian itu agar masyarakat tetap nyaman memakai jalur Pantura selama arus mudik.Guna menjaga kondisi jalur non tol Pantura tetap prima, pihaknya mengaku sedang mengupayakan penyelesaian perbaikan hingga sebelum bulan puasa."Puasa kita nggak kerja. Kecuali ngecat-ngecat (perbaikan kecil). Menggali selama puasa, bikin beton, material sampai berantakan (perbaikan besar) itu tidak ada. Kalau ada, (diupayakan) selesai sebelum puasa," kata Hediyanto.Sering rusaknya jalur Pantura itu, diakui Hediyanto lantaran lingkungan wilayah tersebut labil. "Drainasenya nggak baik. Lingkungannya berubah terus. Perkotaan susah dikontrol," tegasnya.Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono menambahkan untuk jalur Pantura memang dalam masa perbaikan jelang bulan puasa. Dia memastikan tidak ada kerusakan berat di Pantura. "Pantura, saya kira sekarang lagi on going diperbaiki," terang Basuki.

Rekomendasi