DPR minta Jonan ubah tarif angkutan umum per semester

Dengan kata lain, tarif angkutan umum jangan selalu mengikuti pergerakan harga BBM.

Angga Yudha Pratomo
Oleh Angga Yudha Pratomo - Reporter
DPR minta Jonan ubah tarif angkutan umum per semester
angkutan umum. merdeka.com/Imam Buhori

Dewan Perwakilan Rakyat meminta Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyesuaikan tarif angkutan umum setiap enam bulan. Itu dinilai lebih meringankan beban masyarakat sudah terpapar lebih dulu oleh penaikan bahan bakar minyak.

"Seharusnya pemerintah menetapkan tarif angkutan umum per semester. Itu saya kira lebih adil," kata Anggota Komisi V DPR-RI Sukur H Nababan kepada merdeka.com, Jumat (3/4).

Dengan kata lain, menurut Sukur, tarif angkutan umum jangan selalu mengikuti pergerakan harga BBM.

Sukur juga menyesalkan keputusan pemerintah menaikkan harga BBM pada akhir Maret lalu. Meskipun Jonan menegaskan itu tak bakal diikuti dengan penaikan tarif angkutan umum

Jonan berasalan penaikan harga BBM kemarin tidak terlalu signifikan. "Sudah cukup (tarif lama), jadi jangan naik lagi," kata Jonan.

Kendati demikian, dia tak menutup kemungkinan bakal menaikkan tarif angkutan umum. Itu dilakukan jika kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus melemah.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Joko Sasono menegaskan pihaknya tak menaikkan tarif angkutan umum. Sebab, penaikan harga BBM kemarin itu hanya berdampak kecil, sekitar 1 persen-2 persen, terhadap tarif angkutan umum.

"Tidak berpengaruh terhadap tarif yang berlaku saat ini."

Rekomendasi