Wapres JK soal BBM naik: Di Indonesia naik sedikit saja orang protes

"Di Indonesia apa saja orang protes, naik sedikit diprotes," ucap JK.

Nurul Tirsa Sari
Oleh Nurul Tirsa Sari - Reporter
Wapres JK soal BBM naik: Di Indonesia naik sedikit saja orang protes
Jusuf Kalla . ©2012 Merdeka.com

Wakil Presiden Jusuf Kalla kembali komentar mengenai perubahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Solar. Menurut JK, harga BBM akan terus berubah karena pemerintah sudah memberikan subsidi tetap untuk Solar dan mencabut subsidi Premium.

"Kan sudah disampaikan sebelumnya, bahwa subsidinya tetap, apapun keadaannya subsidinya tetap Rp 1.000 (untuk Solar)," ucap JK sapaan akrabnya di Jakarta, Minggu (29/3).

JK menyebut, pencabutan subsidi Premium dan sistem subsidi tetap untuk Solar adalah kebijakan yang baik. Dana subsidi bisa dialihkan ke tempat lebih produktif dan berguna seperti untuk pembangunan sekolah.

Namun demikian, JK menyadari banyak protes dari masyarakat maupun dari mahasiswa terkait kenaikan harga BBM kali ini. JK menanggapi santai dan menilai masyarakat Indonesia memang suka protes.

"Di Indonesia apa saja orang protes, naik sedikit diprotes. Tapi kita ingin membuat lebih banyak jalan yang bagus, sekolah dari dana subsidi. Sekarang BBM naik karena Rupiah melemah, itu saja kebijakan yang diambil," katanya.

Jusuf Kalla sebelumnya mengatakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp 500 per liter yang resmi diberlakukan pemerintah pada Sabtu (28/3), disebabkan nilai Rupiah yang melemah.

"Kita tahu Rupiah sekarang masih Rp 13.000 lebih per dolar AS, minyak juga naik lagi."

JK sapaan akrabnya mengatakan kenaikan harga BBM tersebut tentu ada pengaruhnya baik pengaruh positif maupun negatif.

Sebagaimana diketahui, pemerintah beberapa hari lalu telah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Solar untuk daerah di luar Jawa, Madura dan Bali (Jamali). Kenaikan untuk Premium dan Solar masing masing sebesar Rp 500 per liter. Maka dari itu harga Premium baru sebesar Rp 7.300 per liter dan Solar baru Rp 6.900 per liter.

Rekomendasi