Pemerintah berencana menerapkan layanan prioritas di bidang pajak. Layanan prioritas ini menjadi bentuk apresiasi negara pada para wajib pajak besar yang taat membayar.Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan nantinya kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) bagi wajib pajak dengan pembayaran yang besar dan tertib akan berbeda. Layanan saat pembayaran di kantor pajak pun akan dikhususkan."Misalnya dengan NPWP dalam bentuk gold atau platinum. Kemudian bisa duduk di eksekutif lounge," ujar Mardiasmo saat rapat kerja dengan Komisi XI di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jakarta, Selasa (27/1).Mardiasmo menuturkan konsep reward and punishment ini diharapkan dapat menggenjot penerimaan negara ke depan. "Ini tergantung pada besaran dan lama dia bayar pajaknya. Jadi ada apresiasi. Jadi bukan hanya punishment tapi juga apresiasi," tuturnya.Tak hanya itu, melalui data dari kartu NPWP, Direktorat Jenderal Pajak bakal membuat sejumlah program seperti duta pajak dan pemilihan wajib pajak teladan.
Genjot pajak, pemerintah kaji penerapan layanan prioritas
"Misalnya dengan NPWP dalam bentuk gold atau platinum. Kemudian bisa duduk di eksekutif lounge," ujar Mardiasmo.
Rekomendasi