Jadi Plt Dirjen Pajak, Mardiasmo sebut keinginan Presiden ngeri

Per 14 November 2014, realisasi penerimaan pajak baru Rp 812 triliun atau 75,73 persen dari target.

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Jadi Plt Dirjen Pajak, Mardiasmo sebut keinginan Presiden ngeri
mardiasmo. ©blogspot.com

Mulai hari ini, Senin (1/12), Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo rangkap jabatan. Dia ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Pajak menggantikan Fuad Rahmany yang memasuki masa pensiun.

Mardiasmo ditunjuk oleh Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 578/KMK/01/2014. Mardiasmo mengaku mendapat amanah berat. Meski begitu dia mengaku siap menjalankan amanah untuk mencapai target penerimaan pajak tahun ini.

"Ini amanah yang cukup berat. Tetapi saya berterima kasih kepada Pak Bambang yang telah percaya kepada saya," ujar dia saat sertijab Dirjen Pajak di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Senin (01/12).

Dia menyadari hanya punya waktu satu bulan untuk mencapai target penerimaan pajak yang tahun ini ditetapkan sebesar Rp 1.073 triliun. Per 14 November 2014, realisasi penerimaan pajak baru Rp 812 triliun atau 75,73 persen dari target. Mantan kepala BPKP ini meminta anak buahnya di institusi pajak bekerja lebih keras dalam sebulan ini.

Tugas tahun depan, tugas dirjen pajak bakal lebih berat. Sebab, Presiden Joko Widodo meminta agar institusi pajak menggenjot penerimaan negara. Jokowi menginginkan agar target penerimaan pajak tahun depan ditambah Rp 600 triliun.

"Keinginan bapak Presiden ini agak ngeri karena dengan memakai target tetapi Insya Allah saya usahakan untuk tercapai. Apalagi, Kanwil dan KPP ini jadi ujung tombak agar bisa melakukan tugasnya dengan baik," kata dia.

Mardiasmo yang juga menjadi Ketua Pansel Seleksi Terbuka Kementerian Keuangan tengah juga punya tugas lain yakni mencari pengganti Fuad Rahmany dalam waktu satu bulan ke depan.

"Saya baca satu per satu pendaftar dan banyak eselon-eselon II yang ingin menjadi dirjen pajak. Sehingga, penerimaan negara tahun depan dapat tercapai dengan adanya dirjen pajak yang baru," ucapnya.

Rekomendasi