Tak berani naikkan harga, perajin perkecil ukuran tempe

Meski harga BBM naik, perajin tempe di Banyumas tetap menjual dengan harga normal, tapi ukuran diperkecil agar tak rugi.

Iqbal Nugroho
Oleh Iqbal Nugroho - Editor
Tak berani naikkan harga, perajin perkecil ukuran tempe
Seorang nenek saat membuat tempe di Desa Pliken, Kecamatan Kembaran. Banyumas. Jawa Tengah, Kamis (27/11). Kenaikan harga BBM mempengaruhi harga kedelai yang menjadi bahan baku pembuatan tempe sehingga para perajin mengecilkan ukuran tempe untuk bisa dijual ke konsumen. ©2014 merdeka.com/chandra iswinarno
Rekomendasi