Gaet wisatawan Timur Tengah, Jakarta gelar pameran di Abu Dhabi

Wisatawan mancanegara pada bulan Agustus sampai dengan September 2014 mencapai 404.215 kunjungan.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Gaet wisatawan Timur Tengah, Jakarta gelar pameran di Abu Dhabi
bus tingkat wisata jakarta. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta semakin gencar melakukan promosi pariwisata di luar negeri. Pemda kembali menggelar roadshow di Timur Tengah dengan mengambil lokasi kegiatan di Abu Dhabi dan Kuwait.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Arie Budhiman menegaskan, kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk mempertahankan image Jakarta sebagai daerah tujuan wisata. "Jakarta dengan berbagai kelebihannya menawarkan banyak paket liburan dan wisata untuk semua kalangan," katanya dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Sabtu (22/11).

Data dari Pusat Badan Statistik Provinsi DKI Jakarta mencatat bahwa untuk kunjungan wisatawan mancanegara pada bulan Agustus sampai dengan September 2014 mencapai 404.215 kunjungan, serta tingkat penghunian kamar (TPK ) pada hotel berbintang di bulan September 2014 mencapai 58.91 persen, meningkat lebih tinggi 1,90 persen apabila di bandingkan pada bulan Agustus 2014.

"Dengan adanya kegiatan promosi Jakarta di Abu Dhabi dan Kuwait, Timur Tengah ini diharapkan dapat membantu meningkatkan angka kunjungan wisatawan asing ke Jakarta," katanya.

Beberapa penerbangan yang melayani rute Jakarta-Abu Dhabi dan Jakarta-Kuwait yaitu Garuda Indonesia dan Etihad Airways dengan frekuensi penerbangan sebanyak 2 kali dalam sehari.

Kedatangan wisatawan mancanegara pada bulan September 2014 ke Jakarta melalui 3 pintu masuk (Soekarno-Hatta, Tanjung Priok dan Halim Perdana Kusuma ) mencapai 179.723 kunjungan. Menurut catatan Kemenparekraf pada bulan Agustus tahun ini jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia sudah mencapai 6,15 juta orang.

Saat ini, jumlah wisatawan yang paling banyak datang yaitu berasal dari wilayah Timur Tengah. "Jakarta dan coba menonjolkan sisi lain dari Jakarta yang tidak dimiliki oleh tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia," katanya.

Rekomendasi