Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menegaskan potensi krisis listrik di Indonesia adalah warisan masalah saat pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Maka dari itu pemerintahan Jokowi berkomitmen tidak ingin mengulang kesalahan yang sama.Menurutnya, saat ini pasokan listrik di wilayah Timur Indonesia sudah negatif. Sementara, di Sumatera, pembangkit mengalami krisis cadangan bahan baku."Jadi, kalau terjadi di mana-mana byarpet itu sesuatu yang sebetulnya adalah hasil dari tindakan kita pada tahun-tahun yang lalu dan ini tidak akan kita ulangi. Beberapa yang diputuskan bahwa kita ingin menyederhanakan prosedur, memangkas perizinan, memangkas dokumen dan birokrasi yang tidak perlu," ujarnya saat ditemui di kantor wakil presiden, Jakarta, Senin (10/11).Pihaknya bersama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) disebut telah mendapat komitmen dukungan dari kementerian pemangku kepentingan terkait. Selain itu, pemerintah juga berkomitmen untuk transparan terhadap proyek kelistrikan.Direktur Utama PLN Nur Pamudji menambahkan pemerintah berkomitmen agar rasio elektrifikasi mencapai 99 persen pada 2020. Pemerintah akan menggenjot pembangunan pembangkit dengan menggandeng swasta.
Menteri ESDM sebut krisis listrik kesalahan pemerintahan SBY
Pemerintahan Jokowi berkomitmen tidak ingin mengulang kesalahan yang sama.
Rekomendasi