Pelaksana Tugas Direktur Utama, Muhamad Husen menyambangi kantor Kementerian ESDM. Husen datang dengan direksi bawahannya menemui Menteri ESDM Sudirman Said. Dalam pertemuan ini, Husen menyebut tidak membahas rencana kenaikan BBM subsidi.
Dia mengaku, hanya memperkenalkan secara personal setiap jajaran Direktur perusahaan pelat merah sektor energi ini. "Kami hanya dalam rangka perkenalan. Kenal satu-satu kepada setiap direksi," ujar Husen di kantor Kementerian ESDM, Kamis (30/10).
Husen mengaku tidak tahu kapan harga BBM subsidi akan naik. Sebagai perusahaan pelat merah penyalur BBM, Husen hanya akan mengikuti kebijakan pemerintah. "Enggak membahas soal BBM naik. Soal kuota BBM bersubsidi kami belum tahu dan belum kami hitung," katanya.Dia menegaskan, pembahasan BBM subsidi belum mengarah kepada upaya untuk menekan kuota BBM bersubsidi yang berpotensi jebol sampai akhir tahun. "Belum tahu kita. Saya belum sampai hitung-hitungan ke sana. Kami juga belum sampai kepada rencana aksi pengendalian lain," katanya. Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, malas menanggapi isu rencana kenaikan BBM. "Ah jangan ngomongin itu mulu," ujar Bambang usai ratas bersama Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (30/10).Dia menegaskan, dana kompensasi untuk kenaikan BBM, akan diambil dari pengurangan subsidi. Namun untuk kompensasi kenaikan BBM pada tahun ini tidak bisa diambil. "Kalau tahun ini kita kan tidak bisa," ujarnya.