Armida minta penggantinya bukan dari ekonom

"Ke depan, siapapun di sini, meskinya orang bisa ikut lintas sektor. Bukan ekonomi murni," katanya.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Armida minta penggantinya bukan dari ekonom
Menkeu dan Bappenas gelar pertemuan di KPK. ©2013 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Armida Alisjahbana menyarankan agar Bappenas di pemerintahan berikutnya langsung di bawah presiden bukan di bawah Kementerian Koordinator karena mengurusi lintas sektor.

Selama pemerintahan SBY, Bappenas selalu dikotomikan mengurus perekonomian dan berada di bawah Kemenko Perekonomian. Padahal Bappenas mengurusi masalah lain seperti demokrasi dan lain sebagainya.

"Saya sudah menyarankan ke tim transisi, supaya Bappenas langsung di bawah presiden. Apalagi nanti Menko rencananya ada empat kan," ucap Armida di Kantornya, Jakarta, Rabu (14/10).

Bappenas adalah lembaga pemerintah yang merumuskan keputusan strategis yang sifatnya lintas sektoral. Menurutnya, Bappenas tidak hanya ekonomi sehingga tidak layak di bawah Kemenko Perekonomian.

"Bappenas bukan hanya ekonomi, kita bahas pendidikan dan korupsi. Langsung di bawah presiden supaya langsung mensupport presiden. Karena pengalaman saya 5 tahun sekarang kurang tepat," tegasnya.

Selain itu, Armida menyarankan agar Jokowi mencari orang yang paham lintas sektoral dan tidak hanya mengerti ekonomi. Ini berkaca pada dirinya, yang ekonom murni harus belajar banyak hal, seperti ketenagakerjaan, desentralisasi, fiskal, dan lainnya, setelah masuk Bappenas."Ke depan, siapapun di sini, meskinya orang bisa ikut lintas sektor. Bukan ekonomi murni, apalagi finance dan makro. Dijamin engga cocok," katanya.

Rekomendasi