Spanduk RJ Lino minta dukungan jadi Menteri Maritim terpampang

"Itu orang yang tidak suka sama saya saja. Itu bukan dari saya," kata RJ Lino.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Spanduk RJ Lino minta dukungan jadi Menteri Maritim terpampang
Spanduk RJ Lino jadi Menteri Maritim. ©2014 Merdeka.com

Hanya tinggal hitungan hari, kabinet Joko Widodo dan Jusuf Kalla bakal segera terbentuk. Bahkan, Jokowi menegaskan sudah mengantongi 200 nama untuk pemerintah mendatang. Beberapa survei kandidat telah bermunculan hingga spanduk-spanduk minta dukungan sudah menyebar.

Salah satunya spanduk yang mulai beredar adalah, satu pimpinan perusahaan BUMN, PT Pelindo II atau international port company (IPC) Richard Joost Lino.

Pantauan merdeka.com, satu spanduk dengan gambar RJ Lino, terpampang di jembatan penyeberangan Pasar Burung, Pramuka, Jakarta Timur. Di spanduk selain foto, juga menyertakan logo perusahaan.

Spanduk tersebut bertuliskan 'Mohon doa dan dukungannya agar saya terpilih sebagai Menteri Maritim pada Kabinet Jokowi-JK'. Bahkan, dalam kalimat spanduk tersebut bertuliskan 'Tol Laut ada murni ide saya.. !!!'

Saat dikonfirmasi, bos Pelindo II tersebut membantahnya. Dikatakannya, spanduk tersebut merupakan tindakan keusilan seseorang yang tidak suka dengan dirinya. "Itu orang yang tidak suka sama saya saja. Itu bukan dari saya. Itu orang yang tidak suka sama saya saja. Saya tidak tahu orangnya siapa. Kalau di pelabuhan musuh saya banyak," ujarnya kepada wartawan, Jakarta, Senin (6/10).Sementara Sekretaris Pelindo II, Rima Novianti menambahkan pihaknya akan telusuri tindakan keusilan tersebut. Diakuinya, memang banyak yang tidak suka dengan pimpinan RJ Lino."Tidak betul, karena kami sendiri tidak pernah ada untuk bisa duduk kementerian. Kita tengah telusuri. Baik secara pribadi dan perusahaan tidak menuju kesana. Kalau itu banyak orang yang tidak suka terhadap bapak (RJ Lino). Sebenarnya urusan politik seperti itu kita tidak urusi," katanya.

Rekomendasi