Sekretaris Jenderal Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Abdul Wahab Bankona menuturkan sejumlah perusahaan di Indonesia, masih membayar upah atau gaji karyawannya di bawah rata-rata. Bahkan harga yang dibayar di Indonesia masih lebih rendah dari Malaysia, Thailand maupun Singapura.
"Tentu saja kita punya komitmen yang tinggi untuk meningkatkan nilai upah para pekerja kita. Tetapi harus diingat, penetapan upah tahun lalu saja ada yang ditunda karena perusahaan kita belum siap," ungkap Wahab di Hotel Sari Pan Pasifik, Jakarta Pusat, Rabu (24/9).
Dia menegaskan, kondisi rendahnya upah pekerja di Indonesia, menjadi pekerjaan rumah pemerintahan Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla mendatang. "Ini akan terus diperjuangkan bagi para pekerja."
Kementerian Tenaga Kerja meminta adanya dialog antara pekerja dan perusahaan terkait negosiasi besaran nilai upah (bipartit). "Struktur skala upah, harus diakui upah di masing-masing negara ASEAN harus dilihat secara komprehensif. Tentu saja kita punya komitmen yang tinggi untuk meningkatkan besaran upah itu sama seperti yang lain," ungkapnya.