Pejabat PT Bank CIMB Niaga Tbk sumringah, lantaran sistem rekening ponsel yang mereka luncurkan semakin diminati masyarakat. Hingga Juni 2014, pengguna layanan terbaru mobile banking tersebut mencapai 503 ribu orang melonjak 370 persen.
"Naiknya cepat sekali, kan baru kita luncurkan Juni tahun lalu," ujar Direktur Operasional dan Teknologi Informasi CIMB Niaga Rita Mas'Oen selepas mengisi Seminar "IDC Financial Insights Financial Services Summit 2014" di Jakarta, Selasa (9/9).
Rita mengakui mengubah pola pikir masyarakat adalah tantangan dalam memopulerkan rekening ponsel. Masyarakat masih beranggapan bahwa layanan perbankan hanya bisa didapat di kantor cabang.
Walau demikian, Rita optimistis CIMB Niaga akan menjadi bank terdepan dalam transaksi berbasis teknologi informasi. Untuk itu, bank yang dimiliki CIMB Group Holding asal Malaysia itu rela menginvestasikan USD 100 juta saban tahun untuk memerkuat infrastruktur jaringan berbasis komputer di Indonesia.
"Pengalihan dari konvensional mengarah pada e-channel naiknya cepat sekali. Kebanyakan untuk pemindahbukuan atau transfer. Nasabah saling bayar," ungkapnya.
Saat ini, 96 persen nasabah sudah memanfaatkan jasa transaksi virtual, termasuk rekening ponsel. CIMB berharap, pengguna aktif rekening ponsel mencapai 800 ribu orang pada akhir tahun.
"Nominal yang ditransaksikan memang belum besar, karena berdasarkan peraturan rekening ponsel ada limitnya," kata Rita.