Bosch: Pasar Indonesia kuasai 40 persen kekuatan ekonomi ASEAN

Tingginya konsumsi masyarakat Indonesia membuat investor asing ingin turut mengambil untung.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Bosch: Pasar Indonesia kuasai 40 persen kekuatan ekonomi ASEAN
Bosch. ©2014 Merdeka.com

Tingginya konsumsi masyarakat Indonesia membuat investor asing ingin turut mengambil untung. Salah satunya perusahaan pemasok dan penyedia layanan dan teknologi, Grup Bosch.

Perusahaan asal Jerman ini menilai pasar otomotif di Indonesia sangat menjanjikan. Bayangkan saja, diperkirakan penjualan mobil di Tanah Air bisa mencapai 1,31 juta unit tahun ini."Pertumbuhan pasar industri di Indonesia masih signifikan. Lalu income menjanjikan karena kebutuhan masyarakat terus bertambah untuk membeli mobil," ujar Vice President Bosch, Jan Tjoa, di Le Meridein, Jakarta, Rabu (18/6).Gencarnya ekspansi perusahaan ini terlihat dari telah dibangunnya fasilitas pabrik pertama untuk komponen otomotif di Indonesia, berlokasi di Bekasi, Jawa Barat. Nilai investasi proyek ini ditaksir sebesar Rp 139 miliar."Kami juga akan merencanakan, akan membangun pabrik lainnya, meski kami hanya komponen otomotif tapi sangat menjanjikan bagi perusahaan. Sedang di analisa untuk pabrik selanjutnya, sedang dinilai produk baru apa yang cocok dan diperlukan untuk Indonesia," jelas dia.Dipilihnya Indonesia sebagai sasaran investasi Bosch dikarenakan negara ini memiliki pasar terkuat di antara negara ASEAN lainnya. "Ekonomi di ASEAN hampir 40 persen ada di Indonesia," ungkapnya.Nantinya, pembangunan pabrik komponen otomotif ini akan mulai diekspor ke luar negeri. Meski, diutamakan terlebih dahulu untuk Indonesia. "Rencananya buat lokal tapi juga ekspor," tutupnya.

Rekomendasi