Dahlan ingin bangkitkan Merpati dengan cara 'dimatikan

Dalam pandangan Dahlan, Merpati sebagai induk sebaiknya ditidurkan saja.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Dahlan ingin bangkitkan Merpati dengan cara 'dimatikan
Pesawat merpati. ©jetphotos.net

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengklaim akan membangkitkan PT Merpati Nusantara Airlines. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah 'mematikan' Merpati atau tidak mengoperasikannya sama sekali.

Dalam idenya, Dahlan ingin membentuk anak usaha yang menjalankan aset-aset milik Merpati. Anak usaha ini nantinya akan bekerja sama dengan perusahaan lain. Sejauh ini belum ada perusahaan yang ingin kerja sama dengan Merpati.

"Anak perusahaan yang dikerjasamakan dengan pihak lain menyediakan pesawat modal kerja," ucap Dahlan di Komisi VI DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/7).

Dalam pandangan Dahlan, Merpati sebagai induk sebaiknya ditidurkan saja. Pegawai Merpati secara bertahap bisa pindah ke anak usaha tersebut.

"Latar belakang ini karena BUMN sudah dua kali melakukan penyelamatan seperti ini. Dulu ada dua BUMN seperti ini dan anak perusahaan bekerja seperti ini, anak usaha lebih besar dari induknya dan bisa membayar induknya. Salah satunya PT Reasuransi," tegasnya.

Namun, pelaksanaan konsep penyelesaian ini membutuhkan persetujuan Kementerian Perhubungan. "Konsep anak usaha dan kerja sama ini akan menangani apa, dan ini minta izin ke Kementerian Perhubungan."

Cara kedua menyelamatkan Merpati dengan konversi utang menjadi saham. Ini dinilai lebih menguntungkan bagi yang mempunyai piutang karena ada harapan menghidupkan kembali Merpati.

"Dengan utang jadi saham dan Merpati bisa mencari partner. Jangan diselamatkan dengan PMN tapi ini PMN non-cash. Yang punya piutang jika Merpati juga tidak dibayar. Kalau jadi saham mungkin ilang mungkin kembali. Kami terus mengurus utang ini jadi saham. Sambil urusan ini kita selesaikan," tutupnya.

Rekomendasi