Kuartal I-2014, pemerintah garap proyek MP3EI senilai Rp 397 T

Pembangunan infrastruktur masih dominan di Jawa.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Kuartal I-2014, pemerintah garap proyek MP3EI senilai Rp 397 T
Pelabuhan. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Sepanjang kuartal I tahun ini pemerintah telah menggarap proyek infrastruktur yang terdapat dalam Master Plan Percepatan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3EI) senilai Rp 397 triliun. Seperti sebelumnya, pembangunan infrastruktur masih dominan di Jawa.

"Itu hasil rapat koordinasi dan evaluasi masing masing koridor yang dilaporkan KP3EI untuk realisasi ground breaking dan dan sebagian selesai," ucap Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Jakarta, Kamis (8/5).

Dari nilai proyek infrastruktur sebesar itu, sebanyak Rp 131,6 triliun berasal dari APBN. Kemudian, BUMN Rp 153,2 triliun, swasta Rp 53,89 triliun, dan gabungan BUMN-swasta Rp 89,1 triliun.

Dilihat dari pesebaran proyek, Jawa masih menguasai sebanyak Rp 217 triliun, Kalimantan Rp 57 triliun. Kemudian, Sulawesi Rp 22 triliun, Bali 17 triliun, Papua, Maluku, dan NTT Rp 22 triliun, serta Sumatera Rp 55 triliun.

"Ini masih di Jawa karena ada pembangunan rel ganda kereta api, jalan tol, pelabuhan juga seperti Tanjung Priok," jelas Hatta.

Hatta memerkirakan, proyek MP3EI di Jawa terus menyusut hingga 50 persen. Atas dasar itu, dia meyakini bahwa titik berat pembangunan proyek MP3EI akan segera beralih ke Indonesia Timur.   "Selesainya double track dan pelabuhan, investasi akan terdorong keluar jawa. Pembangunan infrastruktur di MP3EI saat ini ada 204 projek. Tertinggi di Kalimantan 47 projek Sumatera 40 projek. Jawa ada 32 projek serta di Bali dan Sulawesi."

Rekomendasi