Tunggu hasil pemilu, CPGT hanya targetkan pertumbuhan 10 persen

Kebijakan pemerintahan baru disebut akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan bisnis perseroan.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
Tunggu hasil pemilu, CPGT hanya targetkan pertumbuhan 10 persen
Cipaganti. 4.bp.blogspot.com

PT. Cipaganti Citra Graha Tbk (CPGT) menargetkan pertumbuhan bisnis sebesar 10 persen tahun ini. Direktur Utama CPGT Andianto Setiabudi mengatakan, angka tersebut masih melihat perkembangan hasil pemilu presiden tahun ini."Pertumbuhan kami hanya 10 persen. Kami masih melihat hasil pemilu. Siapa presidennya, terus kelanjutan proyek-proyek jalan tol bagaimana," ujar Andianto di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (7/5).Sekretaris Perusahaan Toto Moeljono menambahkan, perseroan tertarik untuk melakukan ekspansi bisnis ke wilayah Sumatra Utara dan Sulawesi Selatan menyusul rencana pembangunan jalan tol lintas Sumatera. "Medan dan Makassar kalau jadi, tapi lihat dulu presidennya siapa, arah kebijakannya pemerintahan baru ke mana," imbuh Toto.Kebijakan pemerintahan baru, lanjutnya, akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan bisnis perseroan yang sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur darat."Shuttle sangat bergantung pada jalan tol dan pemerintah punya program yang baik dalam pembangunan infrastruktur, seperti Tol Trans Sumatera sepanjang 2.400 kilometer (km), Tol Trans Jawa membentang 1.500 km. Kami mau lihat apakah program itu bisa terus dijalankan atau tidak di pemerintahan baru," jelas Toto.Toto melihat belum ada kepastian keberlangsungan kedua mega proyek infrastruktur tersebut, terlebih lagi di bawah pemerintahan yang baru. Perseroan juga telah melakukan studi terkait potensi bisnis di kedua wilayah tersebut, namun lagi-lagi keputusan melanjutkan bisnis akan sangat tergantung tindakan pemerintah terhadap kedua proyek tersebut."Kalau sudah disurvei kan belum tentu dilaksanakan. Kita harus mengurutkan kota besar setelah Jakarta dan Surabaya kalau mau mengembangkan bisnis kan. Surveinya sudah dilaksanakan," jelas Toto.Perseroan juga akan mempertimbangkan biaya menyebrang melalui Jembatan Selat Sunda. "Kalau jadi, JSS sangat membantu. Tapi, lihat dulu, takutnya biaya nyebrangnya mahal, kan buat shuttle jadi susah. Asal biayanya masuk akal saja kami senang," tutup Toto.

Rekomendasi