BNI perkuat jaringan bisnis di Timur Tengah

Ini kesempatan pelaku bisnis di kawasan UAE melirik Indonesia untuk berinvestasi.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
BNI perkuat jaringan bisnis di Timur Tengah
Bank BNI. merdeka.com/Arie Basuki

Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) makin berambisi memperluas jaringan bisnis di tingkat global. Termasuk di wilayah Timur Tengah. Beragam cara dilakukan. Salah satunya dengan mempromosikan dalam Annual Investment Meeting yang digelar di Dubai Convention International Centre sampai akhir pekan ini.

Annual Investment Meeting (AIM) 2014 merupakan forum investasi tahunan yang di selenggarakan oleh Ministry of Foreign Trade UAE (Uni Emirat Arab) sebagai forum potensi bisnis yang mempertemukan pelaku bisnis di kawasan UAE dan pelaku bisnis global dari negara lain untuk menjajaki investasi di kawasan UAE.

"Program ini untuk mendukung program pemerintah (dalam hal ini BKPM) mempromosikan kegiatan investasi di Indonesia, sekaligus menggali dan memperluas potensi pasar di kawasan Timur Tengah," ujar Direktur Keuangan BNI, Yap Tjay Soen dalam siaran pers, Jakarta, Rabu (9/4).

Forum AIM tahun ini merupakan tahun ke-4. Bagi BNI, ini kedua kalinya perseroan ikut berpartisipasi. Kesempatan yang sama juga diharapkan dapat menjembatani nasabah BNI yang berpotensi menjajaki bisnis global dengan pebisnis di pasar Timur Tengah.

Menurutnya, ini kesempatan pelaku bisnis di kawasan UAE melirik Indonesia untuk berinvestasi. Sebaliknya menjembatani nasabah BNI yang ingin menjajaki ekspansi bisnis di UAE.

BNI juga mengundang nasabah yang memiliki relasi bisnis di kawasan Timur Tengah untuk dipertemukan dengan mitra strategis dan investor selama konferensi dan pameran bertempat di Paviliun Indonesia. Upaya ini dalam memfasilitasi "business matching" nasabah korporasi BNI dengan pelaku bisnis global.

Selanjutnya untuk memperkuat strategi jaringan global, BNI saat ini juga telah memiliki Remittance Representative Officer di Dubai dan Abu Dhabi yang di fokuskan untuk meningkatkan jaringan layanan pengiriman uang tenaga kerja Indonesia (Diaspora Indonesia) ke dalam negeri.

"Kami melibatkan BNI Syariah untuk menjajaki kerja sama bisnis dengan mitra strategis dari Kawasan Timur Tengah yang mayoritas berpenduduk muslim," jelas dia.

Rekomendasi