PT Permodalan Nasional Madani (PNM) catat penyaluran kredit Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) di wilayah Solo dan sekitarnya, sepanjang 2013 mencapai Rp 130,15 miliar atau tumbuh 75,47 persen dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya yang sebesar Rp 98,2 miliar.
Seluruh pembiayaan ULaMM tersebut dimanfaatkan oleh 2.786 pelaku UMKM, mengalami peningkatan dibandingkan dengan jumlah nasabah ULaMM pada tahun 2012 yang sebanyak 2.564 nasabah.
Pemimpin PNM Cabang Solo Haryono menjelaskan, sektor UMKM di wilayah Solo mengalami pertumbuhan yang cukup pesat dan menjadi motor pertumbuhan ekonomi lokal. "Dampak dari aktivitas UMKM juga berkontribusi positif terhadap pembiayaan ULaMM, yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir," kata Haryono dalam siaran pers, Minggu (23/2).
Guna meningkatkan kualitas sektor UMKM di wilayah Solo dan sekitarnya, PNM menggelar pelatihan dan pembinaan bagi ratusan nasabah ULaMM di wilayah Solo. Melalui pelatihan tersebut, diharapkan nasabah ULaMM memperoleh inspirasi dan motivasi untuk melakukan pengembangan dari usaha yang dilakukannya.
Pelaksanaan acara tersebut dilaksanakan pada Sabtu 15 februari 2014 pada pukul 09.30 hingga selesai, dan bertempat disalah satu Ballroom Hotel di tengah kota Solo - Jawa Tengah dengan peserta pelatihan sebanyak lebih dari 200 Pelaku Usaha / Nasabah ULaMM PNM Cabang Solo.
Executive Vice President PNM Arief Mulyadi menambahkan, ketangguhan pelaku UMKM kembali membuktikan terbukti dalam menghadapi gejolak ekonomi yang terjadi sepanjang tahun 2013. Sektor UMKM tetap memberikan kontribusi positif di tengah perlambatan ekonomi nasional dan global.
"Realisasi dari tujuan pendirian dan fungsi sebagai agent of development, PNM melalui Program PKU semakin aktif membangun jaringan UMKM melalui kegiatan pembinaan dan pendampingan usaha seperti yang berlangsung saat ini di Solo," ujar Arief.
Tercatat sepanjang tahun 2013, PNM melaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan UMKM sebanyak 208 kali di seluruh wilayah operasional PNM di seluruh Indonesia. Sedikitnya 9.662 pelaku usaha yang memanfaatkan Program PKU atau meningkat 258 persen dalam setahun terakhir.
Sebagai informasi, bahwa PNM Cabang Solo membagi kendali operasional di 24 outlet ULaMM se Solo raya ke dalam empat (4) klaster, yakni Klaster Sukoharjo, Klaster Klaten, Klaster Solo, dan Klaster Sragen.
PNM saat ini memiliki 705 jaringan layanan, termasuk 577 kantor Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM), yang menjangkau 2.799 Kecamatan di seluruh Indonesia.