Meski pemimpin berganti, proyek Bandara Karawang tidak mati

Tidak akan dibangun di area pertanian.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Meski pemimpin berganti, proyek Bandara Karawang tidak mati
Bandara. www.indonesia.is

Pembangunan bandara megah di Karawang dipastikan bakal terus berlanjut, meski dalam waktu dekat bakal terjadi peralihan kepemimpinan nasional. Saat ini, studi awal megaproyek tersebut sudah selesai.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti, di Jakarta, Jumat (3/1).

"Karena ini sudah masuk program MP3EI jadi meski sudah pergantian kabinet tidak ada masalah dan tidak akan berubah."

Bandara Karawang memang digadang-gadang untuk meringankan beban Soekarno-Hatta yang saat ini sudah kelebihan kapasitas.

Berdasarkan hasil studi awal, dia menegaskan, pembangunan bandara tidak akan mengorbankan areal pertanian. Dengan kata lain, predikat Karawang sebagai lumbung padi terbesar di Indonesia bakal tetap lestari.

"Jadi yang jelas bandara itu nanti tidak merusak persawahan."

Kendati demikian, pihaknya masih belum memastikan lokasi pembangunan. "Studi awalnya sudah selesai, kita terus koordinasi tata ruang dengan Kementerian Pekerjaan Umum," jelas dia.

Rekomendasi