Transisi BI ke OJK dipastikan tak timbulkan gejolak

Perpindahan kewenangan perbankan tidak akan berdampak pada industri keuangan.

Wayan Anantara
Oleh Wayan Anantara - Reporter
Transisi BI ke OJK dipastikan tak timbulkan gejolak
Bank Syariah Bukopin. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Pengalihan fungsi, tugas dan wewenang pengawasan perbankan dari Bank Indonesia ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dipastikan tidak akan menimbulkan gejolak ekonomi.

"Kalau dampak dari perpindahan saya kira tidak ada. Kami pastikan tidak akan ada gejolak," kata anggota dewan komisioner OJK, Ilya Avianti, di sela konferensi nasional "Menuju Industri Keuangan Terintegrasi" di Denpasar, Bali, Kamis (24/10).

Menurutnya, semua dampak peralihan telah diantisipasi dengan kesepakatan bersama tentang kerja sama dan koordinasi dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas BI dan OJK, pekan lalu.

Dengan SKB itu, pihaknya yakin perpindahan tidak menimbulkan gangguan terhadap kinerja sektor keuangan, khususnya industri perbankan. "Semua berpindah, termasuk orang-orangnya dan komputernya," ujar Avianti.

Begitu juga perekonomian nasional, dipastikan tetap stabil. "Tidak mungkin lah sampai muncul inflasi gara-gara ini," imbuh ketua dewan audit OJK ini.

Sebaliknya, semua kebijakan, tugas, dan wewenang akan menjadi lebih terintegrasi, tidak lagi parsial. "Jadi harus lebih baik. Kalau tidak tentu percuma dong," ucap Avianti.

Rekomendasi