Bersamaan dengan meredanya kekhawatiran akan shutdown ekonomi AS yang berkepanjangan membuat daya tarik USD kembali mengalami kenaikan. Sebaliknya sentimen tersebut kembali melemahkan nilai tukar rupiah, walau dalam penutupan perdagangan BI, penurunan yang terjadi tidak terlalu signifikan.Diperkirakan rupiah masih berada di kisaran Rp 11.462-Rp 11.297-Rp 11.389-Rp 11.318 (kurs tengah BI)."Laju USD hanya mengalami kenaikan tipis karena sentimen dari akan tercapainya kesepakatan anggaran AS terhalangi dengan ekspektasi The Fed akan mempertahankan program stimulusnya untuk menjaga pertumbuhan ekonomi AS," ujar Analis Trust Securities, Reza Priyambada dalam riset hariannya, Jakarta, Jumat (18/10).Sebelumnya, mata uang rupiah pada Kamis sore (17/10) menguat sebesar 45 poin terhadap dolar AS setelah ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS (the Fed) akan tetap melanjutkan stimulus keuangannya.Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Kamis sore menguat nilainya sebesar 45 poin menjadi Rp 11.150 dibanding sebelumnya di posisi Rp 11.195 per USD.
Berakhirnya shutdown AS buat Rupiah melemah
Penguatan USD diperkirakan hanya bergerak tipis.
Advertisement
Rekomendasi