PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) menggadaikan sebagian besar aset saham untuk memperoleh pembiayaan. Dana segar ini nantinya akan digunakan untuk refinancing utang perusahaan kepada Deutche Bank sebesar USD 80 juta atau setara Rp 919,5 miliar yang jatuh tempo pada Februari 2014.
"Kami menggadaikan saham antv, Vivanews dan tvOne. Para pemegang saham menyetujui 81,5 persen," ujar Presiden Direktur VIVA, Erick Thohir usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPLSB) di Gedung antv, Jakarta, Rabu (2/10).
Menurutnya, ini dilakukan untuk mengantisipasi kondisi perekonomian dunia yang penuh ketidakpastian dan adanya kecenderungan naiknya suku bunga pinjaman internasional.
"Manajemen yang penting fokus agar para pemegang saham lebih baik lagi di tengah Kondisi ekonomi seperti ini. Sebenarnya kami melihat banyak opsi untuk melunasi utang tapi ini pilihan yang tepat," jelas dia.
Eric mengklaim bahwa perusahaan hingga September ini menunjukkan kinerja keuangan yang memuaskan di mana pendapatan tumbuh sebesar 32,2 persen dari Rp 545,9 miliar pada semester I 2012 menjadi Rp 721,8 miliar.
Selain itu EBITDA melonjak dari Rp 133,1 miliar pada semester I 2012 menjadi Rp 230,9 miliar. Dengan demikian margin EBITDA semester I 2013 mencapai 32 persen atau melonjak dari 24,4 persen pada semester I 2012.