Pegadaian liar menawarkan kemudahan

Harga barang yang digadai masih bisa dinegosiasikan

Ardyan Mohamad
Oleh Ardyan Mohamad - Reporter
Pegadaian liar menawarkan kemudahan
Pegadaian tanpa izin. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Simon, 43 tahun, terlihat mendatangi pegadaian partikelir di Jalan Gajah Mada Raya, Jakarta Pusat. Wiraswasta yang tinggal di Penjaringan, Jakarta Barat, itu berniat untuk menyetor uang sebesar Rp 9 juta untuk menebus dua sepeda motor yang digadainya.

Bukan sekali ini Simon mendatangi pegadaian tak berizin tersebut alias liar. Saban kali butuh uang, dia mencari disitu.

"Kalau pas butuh buat tambahan usaha, tinggal gadai, enggak ribet," ujarnya kepada merdeka.com, Rabu (4/9).

Tidak hanya Simon seorang yang merasakan sentuhan pegadaian liar kala kepepet. Perantau dari Jogja, Noviantoro (29), juga merasa mudah mendapat pinjaman dari pegadaian liar.

Dia cukup menyerahkan sepada motor yang hanya disertai Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai jaminan. Beda dengan pegadaian resmi milik BUMN yang mensyaratkan jaminan sepeda motor atas nama sendiri atau menggunakan surat kuasa. "Lebih ribet. Kalau sedang butuh, lebih cepat ke sini (pegadaian liar)," tuturnya.

Setali tiga uang, Aria (31) juga menyebut kelebihan lain yang ditawarkan pegadaian liar. Jika sudah sering bertransaksi, harga barang yang digadai bisa dinegosiasikan.

"Kalau di pegadaian resmi harganya mengikuti acuan. Sementara kalau sudah langganan di sini, bisa diperjuangkanlah harganya, apalagi kalau teman sendiri," tuturnya.

Diakui Arya, dirinya hampir tidak pernah mengalami pengalaman buruk berurusan dengan pegadaian liar.

Reni, manajer pegadaian liar khusus elektronik di daerah Glodok, mengutarakan ada fleksibilitas yang ditawarkan oleh usaha ini. Mulai dari kemudahan pencairan dana, perpanjangan waktu tebusan, hingga pelunasan dengan menggunakan kartu kredit.

Diakuinya, besaran bunga yang ditawarkan bisa jauh diatas suku bunga acuan Bank Indonesia. "Kami sudah lebih dari dua tahun buka, dan yang ke sini rata-rata sudah langganan."

Rekomendasi