Kurator PT Metro Batavia (Batavia Air) menegaskan total tagihan utang ke maskapai penerbangan tersebut mencapai sebesar Rp 2,54 triliun. Jumlah tersebut berasal dari total tagihan dari para kreditur yang melaporkan kepada kurator Batavia Air.Kurator Batavia Air Andra Reihard pihaknya akan membagi tagihan tersebut dalam empat koridor. "Utang tersebut yang diajukan pihak kreditur ke kami selama proses pendaftaran dan belum kami verifikasi," ujarnya saat acara Rapat Kreditur PT Metro Batavia di Citywalk Sudirman, Jakarta, Jumat (22/3).Untuk total piutang konkuren sebesar Rp 1,47 triliun, total piutang preferen atau istimewa sebesar Rp 519 miliar, total separatis sebesar Rp 466 miliar dan total piutang agen dan tiket sebesar 84 miliar.Hakim Pengawas Nawawi Pomolango mengatakan tim kurator akan menyelesaikan proses verifikasi pada hari ini. "Data-data yang dibacakannya merupakan akumulasi data yang diajukan kreditur selama proses pendaftaran tagihan," katanya. Dia meminta debitur terbuka dalam melaporkan seluruh aset yang dimiliki. "Peran aktif kreditur untuk memberitahukan tentang aset debitur yang belum terinventaris kurator juga diperlukan," ujarnya.
Total utang Batavia Air Rp 2,5 triliun
Hakim meminta Batavia Air jujur dalam melaporkan seluruh asetnya.
Advertisement
Rekomendasi